TERKINI
Pencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani LokalTingkatkan Kinerja Pemasyarakatan, Kanwil Ditjenpas Riau Gelar Rapat Teknis

Bupati HM. Harris bersama Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi Serahkan BLT di Dua Desa

Bupati HM. Harris bersama Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi Serahkan BLT di Dua Desa

Bupati Pelalawan HM. Harris bersama Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi, ST.,MM serahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) kepada keluarga penerima manfaat yang terdampak virus Corona atau Covid-19 di dua desa di Kecamatan Pangkalan Lesung. Adapun desa yang mendapatkan BLT di Kecamatan Pangkalan Lesung  yaitu Desa Tanjung Kuyo BLT tahap II dan Desa Rawang Sari BLT tahap II. Penyerahan BLT ini dilaksanakan di desa penerima BLT pada hari Selasa (30/06/2020). 

 

Adapun total penerima BLT DD desa Tanjung Kuyo adalah sebanyak 39 KK untuk tahap II dan  Desa Rawang Sari sebanyak 135 KK untuk tahap II dengan jumlah BLT Rp 600.000,- per kepala keluarga. Hadir dalam kesempatan ini Bupati Kebupaten Pelalawan HM. Harris, Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi, ST. MM, anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Imustiar, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Dinas Capil,Kepala Dinas Kesehatan,Sekretaris Dinas Sosial, Kepala Dinas Pasar, Camat Pangkalan Lesung H. Adnan, SH, Kapolsek Pangkalan Lesung, Bhabinkamtibmas, Daramil Pangkalan Kuras, kepala desa, pendamping desa dan masyarakat penerima manfaat.

 

Dalam sambutannya Camat Pangkalan Lesung H. Adnan, SH menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Pelalawan dan Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan beserta rombongan yang berkenan hadir untuk menyerahkan secara simbolis BLT Dana Desa kepada masyarakat di Kecamatan Pangkalan Lesung. Camat Pangkalan Lesung berharap Bantuan Langsung Tunai ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak Virus Corona atau Covid-19.

 

Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi, ST.MM menyampaikan bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) yang telah diberikan kepada masyarakat sebesar Rp 600.00 agar bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya. "Ini merupakan bentuk kepedulian  pemerintah terhadap masyarakat agar masyarakat terbantu perekonomiannya dimasa pandemi ini dan masyarakat tetap sehat dan sejahtera.”

 

Dalam kegiatan ini, Bupati Pelalawan HM. Harris menyampaikan agar masyarakat selalu mengikuti protokol kesehatan demi pencegahan penularan virus corona atau Covid-19. Bupati Harris berpesan bahwa pada masa New Normal ini masyarakat harus lebih waspada. "New Normal bukan berarti kita sudah terlepas dari virus Corona, namun kita harus tetap antisipasi dan dalam penanganan Covid-19 membutuhkan kerja sama semua komponen. Maka dari itu, meskipun kita harus kembali beraktifitas, namun kita harus tetap menjalankan protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Selalu jaga jarak, hindari kerumunan, biasakan pola hidup bersih dan sehat, sering mencuci tangan dengan sabun serta gunakan masker kemanapun kita pergi. Hal ini bukan untuk orang lain, tetapi untuk kita dan keluarga kita, agar kita semua bisa terhindari dari virus Covid-19." 

 

Bupati juga mengingatkan bahwa pada 15 Juni 2020 tahap pilkada telah dimulai. Bupati Harris berpesan agar masyarakat dapat memilah informasi yang diterima dan jangan mudah terpengaruh dengan berita Hoax.  Berita yang diterima harus ditelusuri  terlebih dahulu kebenarannya sehingga tidak mudah diadu domba dan terpecah belah.