Dirut RSUD Arifin Ahmad, Dilantik Plt Gubri, Berikut Rekam Jejak drg Yusi Prastiningsih Dilantik
PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto telah melantik drg Yusi Prastiningsih sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, Kamis (5/2/2026). Ia dilantik bersamaan dengan Sekretaris Dewan (Sekwan) Riau Renaldi. Dikarenakan dirinya sedang menjalani ibadah umrah saat pelantikan gelombang pertama.
Mengulik rekam jejak drg Yusi Prastiningsih, dirinya lahir 54 tahun yang lalu di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah.
Istri dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Dukcapil Riau Mhd Firdaus ini merupakan lulusan strata 1 pada Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gajah Mada. Kemudian menuntaskan program magister pada Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau.
Yusi memulai karirnya pada tahun 1998 sebagai Dokter Gigi Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Puskesmas Jembatan Mas Batang Hari Provinsi Jambi, dan pada 1999 - 2000 sebagai drg PTT di Puskesmas Kampar Kiri Lipatkain Kabupaten Kampar. Kemudian pada 2000 - 2002 sebagai Dokter gigi PNS di Puskesmas Kampar Kiri Tengah Simalinyang Kabupaten Kampar.
Pada 2002 - 2004, drg Yusi dipercaya sebagai Kepala Puskesmas Kampar Kiri Tengah Simalinyang Sungai Pagar Kabupaten Kampar, pada 2004 - 2008 sebagai Kepala Puskesmas Rawat Inap Air Tiris Kabupaten Kampar.
Setelahnya pada 2008 - 2010, ia menjabat Kepala Bagian SDM RSUD Arifin Achmad, pada 2010 - 2012 sebagai Kepala Bidang Fasilitas Medik RSUD Arifin Achmad, pada 2012 - 2015 sebagai Kepala UPT RS Petala Bumi dan pada 2015 - 2017 sebagai Wakil Direktur Medik RSUD Arifin Achmad.
Pada 2017 - 2026, Yusi menjabat sebagai Wakil Direktur Umum RSUD Arifin Achmad, kemudian pada Juli - Oktober 2022 sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSJ Tampan. Terakhir pada September 2025 - Januari 2026 dipercaya sebagai Plt Direktur RSUD Arifin Achmad.
Selama menjalani karirnya, drg Yusi turut menorehkan beberapa prestasi. Diantaranya sebagai Dokter Puskesmas Teladan Tingkat Kabupaten Kampar pada 2002, 2004 dan 2005. Juara 1 Bunda Paud Tingkat Nasional Kategori Madya untuk Kabupaten non Tertinggal pada 2023 dan Pegawai Pemprov Berprestasi Peringkat IV tahun 2024.
Selain sebagai ASN, sejak 2019, drg Yusi juga pernah menjadi Surveior Komisi Akreditasi RS (KARS) untuk bidang manajemen dengan pengalaman menilai lebih kurang 50 rumah sakit di Indonesia.
Dengan berbagai jenjang karir tersebut, membuktikan bahwa drg Yusi Prastiningsih melalui banyak tangga. Tak ada satupun yang terlompati.
"Saya memulai satu persatu jabatan itu. Dari dokter gigi PTT puskesmas terpencil, drg PTT puskesmas biasa, Kapus biasa, Kapus rawat inap, Kabag, Kabid, Kepala Rumah Sakit, Wakil Direktur, Plt RSJ dan RSUD. Dan Alhamdulillah sekarang definitif," ungkap drg Yusi Prastiningsih, Jumat (6/2/2026).
Dalam menjalankan tugasnya, drg Yusi meminta dukungan dari seluruh masyarakat Riau. Hal itu dikatakannya, guna mendorong perbaikan pelayanan kesehatan.
"Mohon dukungan, mohon bantuan. Silahkan memberikan saran dan masukan untuk perbaikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," katanya.
Meskipun menjadi pusat rujukan, dirinya meyakini masih terdapat beberapa kekurangan RSUD Arifin Achmad yang perlu diperbaiki dan dimanfaatkan secara optimal.
"Sebenarnya untuk pelayanan kesehatan, kita tak kalah dari rumah sakit lain, karena kita merupakan pusat rujukan yang ada di Provinsi Riau. Tapi, mungkin ada beberapa hal yang perlu kita gali dan kita manfaatkan secara optimal," katanya.
Telah menorehkan karir selama 17 tahun di RSUD Arifin Achmad, dirinya mengaku telah menyusun langkah cepat dalam memimpin kedepannya. Salah satunya menciptakan Poli Utama yang akan diresmikan pekan depan.
"Kita sedang mempersiapkan Poli Utama, dimana ini akan diperuntukkan bagi pasien umum non bpsj untuk berobat agar lebih fast track. Semuanya akan dilayani dengan baik," katanya.
Sumber: mediacenter.riau.go.id





Komentar Via Facebook :