https://www.lenteranews.co

Dorong Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan, Bupati Kunjungi Desa Batan Timur

Dorong Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan, Bupati Kunjungi Desa Batan Timur

BANTAN – Bupati Bengkalis, Kasmarni, melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Bantan Timur, Kecamatan Bantan, sebagai wujud perhatian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mendorong pembangunan desa yang inklusif. Kunjungan ini difokuskan pada penguatan pendidikan anak usia dini serta pemberdayaan perempuan, khususnya dari kalangan Suku Komunitas Adat Terpencil (KAT).

Agenda kunjungan diawali dengan peninjauan Satuan PAUD Sejenis (SPS) Maryam. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kasmarni menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemerintah Desa Bantan Timur atas capaian sebagai Juara I Tingkat Nasional Lomba Desa Ramah Perempuan, Peduli Anak, dan Pendidikan. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Penjabat Kepala Desa Bantan Timur, Husni, pada Rabu, 21 Januari 2026, bertempat di PAUD SPS Maryam.

Pada kesempatan itu, Bupati Kasmarni juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tukirah selaku pimpinan SPS Maryam atas dedikasi serta perjuangannya dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat Desa Bantan Timur, terutama bagi anak-anak dari Suku KAT, guna menanamkan pentingnya pendidikan sejak usia dini.

Menurut Bupati Kasmarni, kunjungan ini menjadi momentum untuk memastikan bahwa pembangunan desa benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan dan anak-anak. Ia menilai upaya yang dilakukan oleh SPS Maryam merupakan bentuk pengabdian yang sangat berarti dalam membangun kesadaran akan pentingnya pendidikan anak usia dini.

Dalam dialog bersama Bupati, pihak SPS Maryam menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi, antara lain keterbatasan sarana transportasi bagi peserta didik PAUD yang berdampak pada akses ke sekolah, masih adanya anak putus sekolah di kalangan suku asli, serta minimnya Alat Permainan Edukatif (APE). Selain itu, kondisi halaman sekolah yang belum memadai menyebabkan APE luar ruang terpaksa digunakan di dalam kelas.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kasmarni menyarankan agar pihak SPS Maryam menyusun proposal kebutuhan sarana dan prasarana. Proposal tersebut nantinya akan dikoordinasikan dan disampaikan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bengkalis untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Usai meninjau SPS Maryam, Bupati Bengkalis melanjutkan kunjungan ke usaha arang tempurung milik Ibu Sani di Desa Bantan Timur. Usaha tersebut memberdayakan perempuan dari Suku KAT sebagai tenaga kerja, sekaligus menjadi contoh nyata penguatan ekonomi masyarakat desa.

Bupati Kasmarni mengapresiasi Ibu Sani yang telah membuka peluang kerja bagi perempuan Suku KAT dan turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata kehadiran Pemerintah Daerah di tengah masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen dalam mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju, dan sejahtera.

Turut mendampingi Bupati Kasmarni dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis Emilda Susanti, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ismail, sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Camat Bantan Rafli Kurniawan, Penjabat Kepala Desa Bantan Timur Husni, serta para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda di Kecamatan Bantan. (Rhmt)

Komentar Via Facebook :