TERKINI
Tingkatkan Kompetensi Guru, Gugus III Bantan Gelar Pelatihan Papan Interaktif Digital di SDN 26Wabup Kampar Dorong Rehabilitasi Daerah Irigasi, Kades Pulau Birandang dan Petani Berikan ApresiasiPlt Kadis Dikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh, Akibat Dampak Kabut AsapTim Gabungan Razia Pekat Dipimpin Wakil Wako Pekanbaru, 28 Orang Diamankan di 4 Titik PenginapanTingkatkan Ekonomi Kerakyatan, Wabup Kampar, Misharti Kunker ke PLUT KUMKM BatamBupati Kampar Resmikan Kebun Raya Universitas Pahlawan, Targetkan Jadi Pusat Riset InternasionalAksi Respon Cepat Wabup Kampar, Misharti Berikan Pertolongan Pertama Pada Korban LakalantasSosialisasi UU PKDRT dan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Dibuka Wabup Kampar di TapungWali Kota Pekanbaru Apresiasi Pembangunan Infrastruktur Jalan di Tiga Titik oleh Pemprov RiauKonsultasi Strategi ke Provinsi, Wabup Kampar Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemberdayaan PerempuanWakil Bupati Kampar, Misharti Pimpin Monitoring dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di TapungWakil Wako Pekanbaru Lantik 19 Pejabat ASN Melalui Sistem Manajemen Talenta, Berikut Namanya

Hasil Swab 13 Pegawai BPKAD Negatif

Hasil Swab 13 Pegawai BPKAD Negatif

 Hasil swab sebanyak 13 pegawai di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru, sudah keluar. Semuanya dinyatakan negatif atau tidak terpapar virus corona.

"Ya, hasilnya sudah keluar Sabtu (27/6/2020) kemarin, Alhamdulillah semuanya negatif," ungkap Kepala BPKAD Kota Pekanbaru Syoffaizal kepada wartawan Senin (29/6).

Disampaikan Syoffaizal, belasan pegawai itu menjalani pemeriksaan swab tes pada Rabu (24/6) lalu karena diketahui pernah kontak dengan salah seorang pasien positif corona.

"Karena ada yang kontak dengan pasien positif, maka kita lakukan tes swab," ucapnya.

Selain swab tes, lanjut Syoffaizal, dirinya bersama puluhan pegawai BPKAD lainya juga sudah menjalani pemeriksaan rapid test secara massal pada Rabu lalu.

"Alhamdulillah, seluruhnya nonreaktif," kata dia.

Lebih jauh disampaikan Syoffaizal, pemeriksaan swab test dan rapid test bertujuan untuk mengetahui kondisi real para pegawai yang dalam kesehariannya bertugas melayani masyarakat secara langsung.

"Sehingga para pegawai di BPKAD tetap produktif dalam menjalani aktivitas bekerja sehari-hari tanpa merasa takut terjangkit Covid-19," tutupnya.