TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup Rukun

Sudah Dua Pekan Masyarakat Desa Pesikaian Diresahkan Oleh Gajah Liar

Sudah Dua Pekan Masyarakat Desa Pesikaian Diresahkan Oleh Gajah Liar

Kuansing - Sudah dua pekan masyarakat kecamatan Cerenti Kabupaten kuantan singingi tepatnya di Desa Pesikaian kembali di resahkan dengan sejumlah gajah liar yang masuk ke kebun masyarakat, gajah yang berjumlah 2 ekor ini telah membuat warga desa pesikaian dan kecamatan cerenti panik, pasalnya sudah puluhan hektar kebun sawit masyarakat menjadi korban, begitu disampaikan Aswimar,SE.ME yg juga anggota DRPD Kuansing yang berdomisili di Cerenti kepada awak media jumat (26/6/2020).


Setelah mendptkan informasi dari msyarakat setempat
Sejauh ini baru kebun masyarakat yg dirusak oleh gajah tersebut, supaya mengantisipasi agar tidak jatuh korban jiwa, kita sudah memberikan informasi melalui pemerintah daerah agar diteruskan ke BPBD propinsi riau kata Aswimar.


"Mudah mudahan keluhan masyarakat ini didengar oleh pihak BPBD propinsi Riau dan ditindaklanjuti dan kita tetap menghimbau supaya masyarkat tetap waspada dan tidak membuat hakim sendiri terhadap binatang yang dilindungi ini. Tutup Anggota DPRD Kuansing ini.