TERKINI
DPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan Terimakasih

Dokter Terkonfirmasi Positif, 35 Tenaga Kesehatan Diisolasi di Puskesmas Rumbai

Dokter Terkonfirmasi Positif, 35 Tenaga Kesehatan Diisolasi di Puskesmas Rumbai

 

     

Pekanbaru - Superriau. Dinas Kesehatan Provinsi Riau telah menerima laporan dari Pemerintah Kota Pekanbaru terkait adanya isolasi terhadap 35 tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Puskesmas Rumbai di Jalan Sekolah, Pekanbaru.


Seluruh tenaga media ini diisolasi setelah ditemukannya salah seorang dokter internship terkonfirmasi positif.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliana Nazir, menjelaskan seluruh tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas tersebut telah dilakukan swab, namun tenaga kesehatan dan karyawan lainnya tetap berada di Puskesmas sampai keluarnya hasil swab.

“Jadi ada sekitar 35 orang lebih tenaga kesehatan di Puskesmas Rumbai. Mereka ini diambil swabnya dan mereka sementara diisolasi sementara di Puskesmas. Kalau sudah keluar hasilnya baru mereka tidak diisolasi,” jelas Mimi.

“Mereka juga diisolasi di Puskesmas agar tidak berkontak dengan orang lain. Hasil swab sekitar dua sampai tiga hari, kalau hasilnya negatif dipulangkan, tapi kalau hasilnya positif maka akan langsung diisolasi dan dirawat di RSUD,” jelas Mimi lagi.

Dijelaskan Mimi, dokter yang positif tersebut merupakan Pasien 190 positif Covid-19 di Riau yakni Ny SS (29) yang merupakan warga Kabupaten Kampar dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.

Belum diketahui riwayat penularan dari Ny. SS karena tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan kasus positif Covid-19.

“Dokter yang terkonfirmasi positif tersebut merupakan Dokter Internship di Puskesmas Rumbai. Dan dokter tersebut bukanlah warga Pekanbaru, tapi warga Kampar, yang ikut bertugas di Puskesmas Rumbai,” kata Mimi.

Sumber: Cakaplah