TERKINI
Tingkatkan Kompetensi Guru, Gugus III Bantan Gelar Pelatihan Papan Interaktif Digital di SDN 26Wabup Kampar Dorong Rehabilitasi Daerah Irigasi, Kades Pulau Birandang dan Petani Berikan ApresiasiPlt Kadis Dikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh, Akibat Dampak Kabut AsapTim Gabungan Razia Pekat Dipimpin Wakil Wako Pekanbaru, 28 Orang Diamankan di 4 Titik PenginapanTingkatkan Ekonomi Kerakyatan, Wabup Kampar, Misharti Kunker ke PLUT KUMKM BatamBupati Kampar Resmikan Kebun Raya Universitas Pahlawan, Targetkan Jadi Pusat Riset InternasionalAksi Respon Cepat Wabup Kampar, Misharti Berikan Pertolongan Pertama Pada Korban LakalantasSosialisasi UU PKDRT dan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Dibuka Wabup Kampar di TapungWali Kota Pekanbaru Apresiasi Pembangunan Infrastruktur Jalan di Tiga Titik oleh Pemprov RiauKonsultasi Strategi ke Provinsi, Wabup Kampar Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemberdayaan PerempuanWakil Bupati Kampar, Misharti Pimpin Monitoring dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di TapungWakil Wako Pekanbaru Lantik 19 Pejabat ASN Melalui Sistem Manajemen Talenta, Berikut Namanya

Rapid Test Massal di Masjid Agung Ar-Rahman, Dua Orang Reaktif.

Rapid Test Massal di Masjid Agung Ar-Rahman, Dua Orang Reaktif.

 Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar rapid test massal di Masjid Paripurna Ar-Rahman, Selasa (9/6). Selain diikuti Imam Masjid Paripurna se-Pekanbaru, rapid test juga diikuti warga dan pihak keamanan.

"Ada anggota keamanan juga, masyarakat sekitar juga ada. Sudah semua Imam Masjid rapid test, non reaktif semua," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, M Amin.

Ada 250 alat rapid test disediakan, data terakhir yang diterima ada 104 orang yang ikut rapid test. Awalnya, hanya ada 100 alat disediakan. Lantaran banyak masyarakat yang datang, alat rapid test ditambah sebanyak 150 alat lagi.

"Pertama kita siapkan 100 alat, kemudian kita tambah lagi 150 alat. Masyarakat juga banyak yang datang. Yang ikut tadi 104, reaktif 2 orang. Ini warga yang reaktif," jelasnya.

Dua warga yang dinyatakan reaktif itu, kata Amin langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. "Kita bawa ke rumah sakit, ambil sampel swab," jelasnya.