TERKINI
Tingkatkan Kompetensi Guru, Gugus III Bantan Gelar Pelatihan Papan Interaktif Digital di SDN 26Wabup Kampar Dorong Rehabilitasi Daerah Irigasi, Kades Pulau Birandang dan Petani Berikan ApresiasiPlt Kadis Dikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh, Akibat Dampak Kabut AsapTim Gabungan Razia Pekat Dipimpin Wakil Wako Pekanbaru, 28 Orang Diamankan di 4 Titik PenginapanTingkatkan Ekonomi Kerakyatan, Wabup Kampar, Misharti Kunker ke PLUT KUMKM BatamBupati Kampar Resmikan Kebun Raya Universitas Pahlawan, Targetkan Jadi Pusat Riset InternasionalAksi Respon Cepat Wabup Kampar, Misharti Berikan Pertolongan Pertama Pada Korban LakalantasSosialisasi UU PKDRT dan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Dibuka Wabup Kampar di TapungWali Kota Pekanbaru Apresiasi Pembangunan Infrastruktur Jalan di Tiga Titik oleh Pemprov RiauKonsultasi Strategi ke Provinsi, Wabup Kampar Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemberdayaan PerempuanWakil Bupati Kampar, Misharti Pimpin Monitoring dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di TapungWakil Wako Pekanbaru Lantik 19 Pejabat ASN Melalui Sistem Manajemen Talenta, Berikut Namanya

Seluruh Imam Masjid Paripurna Jalani Rapid Test Massal.

Seluruh Imam Masjid Paripurna Jalani Rapid Test Massal.

 Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pekanbaru kembali melakukan rapid test massal. Rapid test akan dilakukan di Masjid Paripurna Pemko Pekanbaru Ar-Rahman, Jalan Jendral Sudirman, Selasa (9/6/2020).

"Besok kita selenggarakan di Masjid Ar-Rahman, khusus untuk seluruh imam masjid paripurna se-Kota Pekanbaru," ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, Senin (8/6/2020).

Pihaknya menyiapkan 100 alat rapid test yang akan digunakan para medis dalam pemeriksaan daya tahan tubuh terhadap Covid-19.

Amin menyebut, rapid tes masal terus diselenggarakan untuk menemukan Orang Tanpa Gejala (OTG). Jika didapati hasil rapid test reaktif, maka akan dilanjutkan dengan uji swab (pemgambilan sampel cairan saluran pernapasan) untuk memastikan eseorang positif Covid-19.

"Kita mulai besok pukul 09.00WIB. Selagi rapid test kita masih tersedia, kita akan terus lakukan rapid test massal untuk mencari OTG," jelasnya.

Lebih jauh dikatakannya, untuk rapid test massal yang diselenggarakan pemerintah kota tidak dipungut bayaran alias gratis.