TERKINI
DPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan Terimakasih

Seluruh Imam Masjid Paripurna Jalani Rapid Test Massal.

Seluruh Imam Masjid Paripurna Jalani Rapid Test Massal.

 Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pekanbaru kembali melakukan rapid test massal. Rapid test akan dilakukan di Masjid Paripurna Pemko Pekanbaru Ar-Rahman, Jalan Jendral Sudirman, Selasa (9/6/2020).

"Besok kita selenggarakan di Masjid Ar-Rahman, khusus untuk seluruh imam masjid paripurna se-Kota Pekanbaru," ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, Senin (8/6/2020).

Pihaknya menyiapkan 100 alat rapid test yang akan digunakan para medis dalam pemeriksaan daya tahan tubuh terhadap Covid-19.

Amin menyebut, rapid tes masal terus diselenggarakan untuk menemukan Orang Tanpa Gejala (OTG). Jika didapati hasil rapid test reaktif, maka akan dilanjutkan dengan uji swab (pemgambilan sampel cairan saluran pernapasan) untuk memastikan eseorang positif Covid-19.

"Kita mulai besok pukul 09.00WIB. Selagi rapid test kita masih tersedia, kita akan terus lakukan rapid test massal untuk mencari OTG," jelasnya.

Lebih jauh dikatakannya, untuk rapid test massal yang diselenggarakan pemerintah kota tidak dipungut bayaran alias gratis.