TERKINI
DPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan Terimakasih

Rapid Test Masal akan Digelar di Kecamatan Marpoyan Damai dan Bukit Raya

Rapid Test Masal akan Digelar di Kecamatan Marpoyan Damai dan Bukit Raya

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pekanbaru kembali akan melakukan rapid test masal. Kali ini di Kecamatan Marpoyan Damai dan Bukit Raya. 

 

Hal itu dikatakan langsung Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, di sela-sela rapat evaluasi PSBB tahap III, di Ruang Rapat Multimedia komplek MPP Pekanbaru, Rabu (27/5/2020). 

 

Amin menyebut, rapid test akan digelar di wilayah zona merah Covid-19 sesuai instruksi Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, MT dalam upaya Pemko Pekanbaru memutus penyebaran Covid-19. 

 

"Kita berencana akan lakukan di Kecamatan Marpoyan Damai dan Bukit Raya. Nanti bisa diselenggarakan di Pasar Arengka atau Pasar Dupa di dua kecamatan itu," ujar Amin.

 

Menurutnya, pada dua kecamatan itu jumlah sebaran kasus Covid-19 cukup tinggi dan merupakan wilayah zona merah. Untuk pelaksanaan rapid tes masal masih menyesuaikan dengan pihak kecamatan. 

 

Amin mengatakan, sudah menyiapkan alat rapid test sebanyak 1.500 unit. Alat itu akan dipergunakan untuk melakukan rapid tes masal bagi masyarakat yang berada pada wilayah zona merah. 

 

Ia juga mengklaim selama PSBB tahap III berlangsung terjadi perlambatan kasus Covid-19 di Pekanbaru. 

 

"Kasus menurun selama PSBB tahap III ini. Tidak ada terjadi transmisi lokal saat selama PSBB, hanya ada 1 kasus positif selama PSBB," jelasnya. 

 

Ia juga mengimbau supaya masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan. Selain itu juga menggalakan gerakan menggunakan masker.

Sumber: (kmf-pku)