TERKINI
DPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan Terimakasih

Dua Santri Klaster Magetan Asal Siak Positif Corona, Kini Dirawat di RSUD

Dua Santri Klaster Magetan Asal Siak Positif Corona, Kini Dirawat di RSUD

SIAK. Superriau.com – Dua santri asal Siak klaster Magetan, Jawa Timur yang terkonfirmasi positif Corona kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafi’an Kabupaten Siak, Riau. Hal itu disampaikan Tim Gugus Tugas Covid-19, Leonardus Budhi Yuwono saat dikonfirmasi melalui saluran telefon genggamnya, dikatakannya, saat ini kedua santri yang positif Corona dirawat di RSUD Siak.

“Dua santri klaster Magetan hasil Swabnya positif Covid. Keduanya sekarang dirawat di RSUD Tengku Rafi’an Siak,” kata Budhi kepada  Wartawan, Jum’at (22/5/2020) petang.

Lebih lanjut Budhi juga mengatakan, pasien pertama berasal dari Kecamatan Dayun, dan satunya lagi dari Kecamatan Mempura.

Budhi juga mengatakan, untuk berinteraksi langsung dengan pasien yang terkonfirmasi positif Corona itu, saat ini sudah diisolasi di asrama haji.

“Kemaren sebanyak lima orang sempat keberatan untuk dilakukan pemeriksaan kesetannya. Setelah diberikan pemahaman, akhirnya mereka mau dan saat ini sudah diisolasi di Asrama Haji Siak,” tukas Budhi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Publiknews.com, jumlah keseluruhan santri khususnya Ponpes Magetan Temboro yang dari Kabupaten Siak sebanyak 38 orang. Diantaranya, Kecamatan Siak 4 orang, Kandis 6 orang, Sei Apit 4 orang, Minas 1 orang, Dayun 6 orang, Mandau 1 orang, Kerinci Kanan 4 orang, Lubuk Dalam 4 orang dan Kecamatan Mempura 8 orang.