TERKINI
DPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan Terimakasih

Satu dari 11 Orang Reaktif di Tampan Positif Covid-19

Satu dari 11 Orang Reaktif di Tampan Positif Covid-19

 Pasien terkonfirmasi positif corona kembali bertambah satu orang di Pekanbaru. Pasien positif itu merupakan satu dari 11 warga yang memiliki hasil reaktif usai Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 melakukan rapid tes masal di Kecamatan Tampan. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Muhammad Amin saat dikonfirmasi mengatakan, pasien merupakan orang tanpa gejala. "Dari 11 orang yang reaktif, satu orang dinyatakan positif setelah hasil swab keluar kemarin," ujar Amin, Jumat (22/5/2020). 

Pasien merupakan warga yang mengikuti rapid test (pemeriksaan daya tahan tubuh) massal di Kantor Kelurahan Tobek Godang pada 16 Mei lalu.

Pasien adalah Nyonya Y (49), warga Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan. Usai mendapati hasil reaktif dalam rapid tes, pasien menjalani proses swab (pemeriksaan sampel lendir pada saluran pernafasan) hari itu juga.

Pasien tidak ada gejala corona. Pasien juga tidak ada riwayat perjalanan. "Kami imbau masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan. Mari sama-sama kita perangi penyebaran Covid-19 ini, karena kalau pemerintah saja tidak bisa, kami butuh dukungan dari masyarakat dan semua pihak," pungkasnya.