TERKINI
DPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan Terimakasih

Dari 37 PDP Corona di Siak, 30 Sudah Sembuh dan Tinggal 1 Dirawat

Dari 37 PDP Corona di Siak, 30 Sudah Sembuh dan Tinggal 1 Dirawat

 Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dinyatakan sembuh dan tidak terjangkit virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Siak terus meningkat. Sampai saat ini  hanya tinggal satu pasien yang dirawat di RSUD Tengku Rafian.

 

"Dari total 37 PDP, 30 orang sudah sembuh, meninggal dunia enam dan tinggal satu dirawat di RSUD Tengku Rafian Siak dari Kecamatan Tualang," kata Sekretaris Gugus Tugas Penangganan COVID-19 Kabupaten Siak, Budhi Yuwono, Rabu (6/5/2020).

 

Pasien inisial W (22) dirawat sejak 29 April lalu. Pasien menunjukkan gejala di paru sehingga ditetapkan sebagai PDP beberapa hari lalu.

 

Kondisi pasien sekarang tidak sadarkan diri di ruang isolasi. Selain itu sudah diambil swabnya untuk dikirim ke laboratorium provinsi. "Mudah-mudahan kondisinya membaik dan cepat sembuh," imbuh Budhi.

 

Sementara itu, enam PDP yang meninggal dunia saat ini baru tiga yang keluar hasil swabnya dan negatif. Sedangkan tiga lagi masih menunggu hasil apakah positif atau negatif.

 

"Memang yang meninggal ini hasilnya lama keluar. Sepertinya didahulukan yang masih dirawat keluar hasil swabnya," tambah dia.

 

Sedangkan pasien yang positif Covid-19, yakni satu orang dan juga sudah sembuh. Pasien laki-laki itu juga sudah beraktivitas yang berasal dari Kecamatan Kandis.

 

Selain itu, orang dalam pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 3.575 orang, dan 2.836 di antaranya selesai pemantauan. Masih ada 725 orang lagi dalam pemantauan dan 14 orang tanpa gejala.

 

Terkait Siak zona merah atau hijau, Budhi mengatakan Covid-19 secara resmi tidak ada dikatakan pemahaman zona. Tapi indikasinya adalah wilayah transmisi lokal dianggap memiliki risiko tinggi penularan, sehingga digambarkan warna merah dan yang belum warna hijau.

 

"Ini hanya pemahaman pembuat dashboard. Sebenarnya tidak ada pemahaman cluster merah atau hijau. Di zona hijau bisa saja terjadi transmisi lokal, bisa kejadian seperti di Bengkalis tak ada kemanapun. Tak menjamin kalau hijau itu aman," pungkasnya.