TERKINI
DPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan Terimakasih

8.543 ODP dan OTG di Riau Jalani Rapid Test Covid-19, Hasilnya 112 Positif

8.543 ODP dan OTG di Riau Jalani Rapid Test Covid-19, Hasilnya 112 Positif

 Sebanyak 8.543 Orang Dalam Pemantuan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 dilakukan pemeriksaan dengan rapid test.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, rapid test dilakukan di 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau.

Dari 8.543 orang yang diperiksa, lanjut Mimi Nazir, 8.431 orang hasilnya negatif, dan 112 orang positif.

"Seluruh ODP yang dinyatakan reaktif berdasarkan rapid test tersebut langsung ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan diisolasi di rumah sakit," terang Mimi, Selasa (11/5/2020).

Kemudian ODP dan OTG yang hasil rapid testnya positif tersebut diambil sampel swabnnya untuk diuji menggunakan PCR.

"Untuk membuktikan hasil rapid test itu harus dilakukan swab PCR, kalau hasilnya positif maka langsung dilakukan perawatan. Kalau negatif berarti aman," ucapnya.

Masih kata Mimi, sampai saat ini Pemprov Riau sudah mendistribukan sebanyak 9.660 alat rapid test ke seluruh kabupaten/kota. Pendistribusian alat rapid test ini dilakukan melalui dua tahap.

"Tahap pertama kita distribusikan 7.420 rapid test dan tahap ke dua sebanyak 2.240 rapid test. Itu tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Riau," paparnya.

Berikut rincian ODP dan OTG yang dilakukan pemeriksaan alat rapid test di kabupaten/kota se-Riau:

  • Pekanbaru 1.381 orang
  • Meranti 596 orang
  • Pelalawan 226 orang
  • Dumai 1.836 orang
  • Rokan Hulu 747 orang
  • Rokan Hilir 726 orang
  • Indragiri Hulu 308 orang
  • Indragiri Hilir 542 orang
  • Kampar 743 orang
  • Kuansing 136 orang
  • Bengkalis 963 orang
  • Siak 339 orang