TERKINI
Tingkatkan Kompetensi Guru, Gugus III Bantan Gelar Pelatihan Papan Interaktif Digital di SDN 26Wabup Kampar Dorong Rehabilitasi Daerah Irigasi, Kades Pulau Birandang dan Petani Berikan ApresiasiPlt Kadis Dikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh, Akibat Dampak Kabut AsapTim Gabungan Razia Pekat Dipimpin Wakil Wako Pekanbaru, 28 Orang Diamankan di 4 Titik PenginapanTingkatkan Ekonomi Kerakyatan, Wabup Kampar, Misharti Kunker ke PLUT KUMKM BatamBupati Kampar Resmikan Kebun Raya Universitas Pahlawan, Targetkan Jadi Pusat Riset InternasionalAksi Respon Cepat Wabup Kampar, Misharti Berikan Pertolongan Pertama Pada Korban LakalantasSosialisasi UU PKDRT dan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Dibuka Wabup Kampar di TapungWali Kota Pekanbaru Apresiasi Pembangunan Infrastruktur Jalan di Tiga Titik oleh Pemprov RiauKonsultasi Strategi ke Provinsi, Wabup Kampar Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemberdayaan PerempuanWakil Bupati Kampar, Misharti Pimpin Monitoring dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di TapungWakil Wako Pekanbaru Lantik 19 Pejabat ASN Melalui Sistem Manajemen Talenta, Berikut Namanya

Pemprov Riau Sudah Distribusikan 9.660 Alat Rapid Test ke 12 Kabupaten Kota di Riau

Pemprov Riau Sudah Distribusikan 9.660 Alat Rapid Test ke 12 Kabupaten Kota di Riau

PEKANBARU - Superriau.  Pemeriksaan Rapid Test di 12 Kabupaten Kota se-Provinsi Riau terus berlanjut. Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat hingga saat ini sudah ada 8.543 Orang Dalam Pemantuan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang kontak erat dengan pasien positif dilakukan pemeriksaan dengan rapit test.

Dengan rincian, Pekanbaru 1.381 orang, Meranti 596 orang, Pelalawan 226 orang, Dumai 1.836 orang, Rokan Hulu 747 oranh, Rokan Hilir 726 orang, Indragiri Hulu 308 orang, Indragiri Hilir 542 orang, Kampar 743 orang, Kuantan Singingi 136 orang, Bengkalis 963 orang, dan Siak 339 orang.

"Sebagian besar hasilnya negatif, yang positif hanya ada 112 orang, sisanya 8.431 itu negatif semua," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Selasa (12/5/2020).

Seluruh ODP yang dinyatakan reaktif berdasarkan rapid test tersebut langsung ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan diisolasi di rumah sakit. Selanjutnya ODP yang hasil rapid testnya positif tersebut diambil sampel swabnnya untuk diuji dengan menggunakan PCR.

"Untuk membuktikan hasil rapid test itu harus dilakukan swab PCR, kalau hasilnya positif maka langsung dilakukan perawatan," katanya.

Hingga saat ini Pemprov Riau sudah mendistribukan sebanyak 9.660 alat rapid test ke seluruh kabupaten kota di Riau. Pendistribusian alat rapid test ini dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama 7.420 unit dan tahap ke dua sebanyak 2.240 unit alat rapid test yang di distribusikan ke seluruh daerah di Riau. (MCR)

Sumber: (MCR)