TERKINI
DPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan Terimakasih

Pemprov Riau Sudah Distribusikan 9.660 Alat Rapid Test ke 12 Kabupaten Kota di Riau

Pemprov Riau Sudah Distribusikan 9.660 Alat Rapid Test ke 12 Kabupaten Kota di Riau

PEKANBARU - Superriau.  Pemeriksaan Rapid Test di 12 Kabupaten Kota se-Provinsi Riau terus berlanjut. Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat hingga saat ini sudah ada 8.543 Orang Dalam Pemantuan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang kontak erat dengan pasien positif dilakukan pemeriksaan dengan rapit test.

Dengan rincian, Pekanbaru 1.381 orang, Meranti 596 orang, Pelalawan 226 orang, Dumai 1.836 orang, Rokan Hulu 747 oranh, Rokan Hilir 726 orang, Indragiri Hulu 308 orang, Indragiri Hilir 542 orang, Kampar 743 orang, Kuantan Singingi 136 orang, Bengkalis 963 orang, dan Siak 339 orang.

"Sebagian besar hasilnya negatif, yang positif hanya ada 112 orang, sisanya 8.431 itu negatif semua," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Selasa (12/5/2020).

Seluruh ODP yang dinyatakan reaktif berdasarkan rapid test tersebut langsung ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan diisolasi di rumah sakit. Selanjutnya ODP yang hasil rapid testnya positif tersebut diambil sampel swabnnya untuk diuji dengan menggunakan PCR.

"Untuk membuktikan hasil rapid test itu harus dilakukan swab PCR, kalau hasilnya positif maka langsung dilakukan perawatan," katanya.

Hingga saat ini Pemprov Riau sudah mendistribukan sebanyak 9.660 alat rapid test ke seluruh kabupaten kota di Riau. Pendistribusian alat rapid test ini dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama 7.420 unit dan tahap ke dua sebanyak 2.240 unit alat rapid test yang di distribusikan ke seluruh daerah di Riau. (MCR)

Sumber: (MCR)