TERKINI
Tingkatkan Kompetensi Guru, Gugus III Bantan Gelar Pelatihan Papan Interaktif Digital di SDN 26Wabup Kampar Dorong Rehabilitasi Daerah Irigasi, Kades Pulau Birandang dan Petani Berikan ApresiasiPlt Kadis Dikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh, Akibat Dampak Kabut AsapTim Gabungan Razia Pekat Dipimpin Wakil Wako Pekanbaru, 28 Orang Diamankan di 4 Titik PenginapanTingkatkan Ekonomi Kerakyatan, Wabup Kampar, Misharti Kunker ke PLUT KUMKM BatamBupati Kampar Resmikan Kebun Raya Universitas Pahlawan, Targetkan Jadi Pusat Riset InternasionalAksi Respon Cepat Wabup Kampar, Misharti Berikan Pertolongan Pertama Pada Korban LakalantasSosialisasi UU PKDRT dan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Dibuka Wabup Kampar di TapungWali Kota Pekanbaru Apresiasi Pembangunan Infrastruktur Jalan di Tiga Titik oleh Pemprov RiauKonsultasi Strategi ke Provinsi, Wabup Kampar Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemberdayaan PerempuanWakil Bupati Kampar, Misharti Pimpin Monitoring dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di TapungWakil Wako Pekanbaru Lantik 19 Pejabat ASN Melalui Sistem Manajemen Talenta, Berikut Namanya

Seluruh Warga Sekecamatan Tampan Akan di Rapid Test

Seluruh Warga Sekecamatan Tampan Akan di Rapid Test

Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, berencana menggelar rapid test massal di kawasan zona merah Covid-19. Satu kecamatan sasaran adalah Kecamatan Tampan.

"Kita akan gelar rapid test secara massal, ini untuk antisipasi adanya pasien tanpa gejala di zona merah," ulasnya, Kamis (7/5/2020).

Wako menyebut, pemerintah kota sudah memberi pemahanan kepada masyarakat di Kecamatan Tampan. Namun masih saja banyak masyarakat yang beraktivitas di luar.

"Maka untuk antisipasi penyebaran Covid-19, harus tetap berada di rumah, bila memang tidak ada kepentingan di luar," ulasnya.

Ia mengingatkan, agar masyarakat yang baru datang di luar kota jangan sampai pergi ke luar rumah. Apalagi ada yang pulang dari Provinsi Jawa Barat, ternyata banyak yang positif Covid-19.

"Jadi mereka datang dari luar kota, celakanya tanpa gejala. Maka sudah kita perintahkan dengan siapa saja mereka sudah kontaknya," ulasnya. (Kmf)