TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas Riau

Acara Balimau Kasai Dihadiri Wakil Ketua DPRD Kampar Repol di Desa Batu Belah

Acara Balimau Kasai Dihadiri Wakil Ketua DPRD Kampar Repol di Desa Batu Belah

KAMPAR - Menyambut bulan Suci Ramadhan, acara Balimau Kasai tingkat Kabupaten Kampar dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kampar, Repol.

Dimana, kegiatan itu dipusatkan di Desa Batu Belah Kecamatan Kampar.

Turut juga dihadiri oleh Gubernur Riau Syamsuar beserta istri Misnarni Syamsuar.

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Kampar Repol sangat mendukung pelaksanaan kegiatan Balimau Kasai tersebut.

Menurut Repol, ada pesan makna tersendiri yang terkandung dalam Balimau Kasai ini.

“Ada makna tersirat dalam tradisi Balimau Kasai. Ini merupakan tradisi yang baik, tanda bagi kita umat Islam penuh dengan semangat dalam menyambut bulan Ramadhan,” kata Repol (22/3/23).

Ia juga berharap, tradisi Balimau Kasai dapat terlaksana dengan baik dan menjadi event yang lebih besar lagi pada tahun selanjutnya.

"Tradisi Balimau Kasai di Kampar sudah vakum selama tiga tahun, sejak covid-19 melanda Indonesia pada tahun 2020 lalu," bebernya.

Ia menyampaikan, bahwa baru tahun 2023, acara turun-temurun yang dilakukan masyarakat Kampar dalam menyambut bulan suci Ramadhan dapat kembali terlaksana.

"Balimau Kasai merupakan wujud syukur untuk membersihkan diri, baik hati, maupun pikiran untuk fokus beribadah puasa bagi umat muslim," tukas Repol Politisi Partai Golkar itu.

Dalam pelaksanaan tradisi Balimau Kasai, selalu dimeriahkan penampilan sampan hias yang beragam tema.

"Bagi sampan hias yang tampil bagus dan menarik maka akan mendapatkan hadiah hiburan dari panitia pelaksana Balimau Kasai," pungkasnya.***