TERKINI
Tingkatkan Kompetensi Guru, Gugus III Bantan Gelar Pelatihan Papan Interaktif Digital di SDN 26Wabup Kampar Dorong Rehabilitasi Daerah Irigasi, Kades Pulau Birandang dan Petani Berikan ApresiasiPlt Kadis Dikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh, Akibat Dampak Kabut AsapTim Gabungan Razia Pekat Dipimpin Wakil Wako Pekanbaru, 28 Orang Diamankan di 4 Titik PenginapanTingkatkan Ekonomi Kerakyatan, Wabup Kampar, Misharti Kunker ke PLUT KUMKM BatamBupati Kampar Resmikan Kebun Raya Universitas Pahlawan, Targetkan Jadi Pusat Riset InternasionalAksi Respon Cepat Wabup Kampar, Misharti Berikan Pertolongan Pertama Pada Korban LakalantasSosialisasi UU PKDRT dan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Dibuka Wabup Kampar di TapungWali Kota Pekanbaru Apresiasi Pembangunan Infrastruktur Jalan di Tiga Titik oleh Pemprov RiauKonsultasi Strategi ke Provinsi, Wabup Kampar Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemberdayaan PerempuanWakil Bupati Kampar, Misharti Pimpin Monitoring dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di TapungWakil Wako Pekanbaru Lantik 19 Pejabat ASN Melalui Sistem Manajemen Talenta, Berikut Namanya

Pria Tua yang Tergeletak di Halte, Berstatus PDP

Pria Tua yang Tergeletak di Halte, Berstatus PDP

Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Muhammad Amin mengatakan, pria tua yang ditemukan tergeletak di Halte Bus TMP simpang Purwodadi, Jalan HR. Subrantas, saat ini berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). 

 

"Kita sudah koordinasi dengan pihak rumah sakit, saat ini sudah mendapatkan penanganan medis dan diisolasi. Dia orang terlantar, dan saat ini menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP)," ujar Amin, Minggu (3/5/2020). 

 

Dijelaskan Amin, sebelum menjalani perawatan di Rumah Sakit Aulia, pria tua yang berusia sekitar 60 tahun itu menjadi tontonan warga yang melintas. 

 

Karena posisi pria tua tanpa identitas itu tampak tergeletak di dalam Halte Bus, dan tidak ada orang yang berani menghampiri nya, karena diduga memiliki indikasi Covid-19. Dan belakangan diketahui bahwa ia seorang tunawisma. 

 

Kejadian itu juga sempat viral melalui video yang di bagikan di beberapa whatsapp grup. "Sudah lapor ke pihak kepolisian juga, saat ini di Rumah Sakit Aulia. Karena tidak ditemukan identitas pada pasien tersebut," jelas Amin. 

 

Amin menerangkan, ia belum mengetahui pasti apakah pria tua itu memiliki indikasi Covid-19. "Itu menjadi kewenangannya dokter, tapi yang jelas saat ini dia sudah di PDP kan. Kalau sudah PDP kan berarti ada indikasi," jelasnya. 

 

Salah satu menjadi kendala saat ini tidak ditemukan identitas apapun pada pria tua tersebut. Amin mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk mencari asal usul pria tua tersebut. 

Sumber: (kmf pku)