TERKINI
DPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan Terimakasih

Pria Tua yang Tergeletak di Halte, Berstatus PDP

Pria Tua yang Tergeletak di Halte, Berstatus PDP

Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Muhammad Amin mengatakan, pria tua yang ditemukan tergeletak di Halte Bus TMP simpang Purwodadi, Jalan HR. Subrantas, saat ini berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). 

 

"Kita sudah koordinasi dengan pihak rumah sakit, saat ini sudah mendapatkan penanganan medis dan diisolasi. Dia orang terlantar, dan saat ini menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP)," ujar Amin, Minggu (3/5/2020). 

 

Dijelaskan Amin, sebelum menjalani perawatan di Rumah Sakit Aulia, pria tua yang berusia sekitar 60 tahun itu menjadi tontonan warga yang melintas. 

 

Karena posisi pria tua tanpa identitas itu tampak tergeletak di dalam Halte Bus, dan tidak ada orang yang berani menghampiri nya, karena diduga memiliki indikasi Covid-19. Dan belakangan diketahui bahwa ia seorang tunawisma. 

 

Kejadian itu juga sempat viral melalui video yang di bagikan di beberapa whatsapp grup. "Sudah lapor ke pihak kepolisian juga, saat ini di Rumah Sakit Aulia. Karena tidak ditemukan identitas pada pasien tersebut," jelas Amin. 

 

Amin menerangkan, ia belum mengetahui pasti apakah pria tua itu memiliki indikasi Covid-19. "Itu menjadi kewenangannya dokter, tapi yang jelas saat ini dia sudah di PDP kan. Kalau sudah PDP kan berarti ada indikasi," jelasnya. 

 

Salah satu menjadi kendala saat ini tidak ditemukan identitas apapun pada pria tua tersebut. Amin mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk mencari asal usul pria tua tersebut. 

Sumber: (kmf pku)