TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu, Bawaslu RI Gelar Sosialisasi, Ini yang Disampaikan

Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu, Bawaslu RI Gelar Sosialisasi, Ini yang Disampaikan

KAMPAR - Menghadapi Pemilu 2024 yang akan datang, Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia melaksanakan Sosialisasi Pengawas Pemilu bagi pemuda, wanita dan tokoh masyarakat, bertempat di Balai Desa Hang Tuah.

Komisi II DPR RI, Abdul Wahid dalam pemaparannya berharap, pemilu dan Pilkada 2024 mendatang berjalan lancar, aman, dan berkualitas.

"Karena itu perlu semua lapisan masyarakat berpartisipasi, masyarakat harus makin cerdas sehingga tidak ada lagi kampanye yang bermuatan SARA maupun ujaran kebencian," kata Abdul Wahid, Sabtu (19/11/22).

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kampar, Witra Yeni M.si menjelaskan bahwa, tahapan Pemilu serta pada Pemilu 2024 adalah Pemilu Ke 13 dalam sejarah kepemiluan di negara kita.

"Kita bersama sama harus mewujudkan pemilu yang berkualitas, bersinergitas, berintegritas dan inklusifitas," beber Witra Yeni.

Ia menuturkan, sesuai prinsip pemilu pasal 2 UU no 7 tahun 2017, bahwa Pemilu melibatkan semua masyarakat yang telah memenuhi persyaratan.

"Tidak hanya laki laki saja, tetapi perempuan 30 persen harus terlibat dalam mensukseskan pemilu nantinya," tandas Witra yeni.

Dari data dinas Sosial Kampar, lanjutnya, per Juni 2022 terdapat 4405 disabilitas yang berusia 17 tahun ke atas pada 21 Kecamatan di Kabupaten Kampar.

"Tugas Bawaslu nantinya juga mengawal hak pilih masyarakat, termasuk disabilitas nantinya memastikan adanya TPS yang ramah disabilitas," tuturnya.

Dengan dilaksanakan sosialisasi tersebut, kita semua harus mampu menciptakan Pemilihan yang berkualitas dan berintegritas.

Hadir dalam acara tersebut, Staf Ahli Bawaslu RI Miki AB, Komisioner Bawaslu Riau, Hasan M.si, Komisioner Bawaslu Kampar Witra Yeni M.si, Anggota Komisi II DPR RI H.Abdul Wahid, Kepala Desa Hang Tuah Purwanto, Tokoh Masyarakat, pemuda, dan organisasi wanita.**