TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup Rukun

Dinas Perdagangan Koperasi dan UMK Kampar Jamin Ketersedian Minyak Goreng di Kampar

Dinas Perdagangan Koperasi dan UMK Kampar Jamin Ketersedian Minyak Goreng di Kampar

KAMPAR - Masyarakat diimbau tidak panik terhadap isu kelangkaan minyak goreng di pasar. Pemerintah Kabupaten Kampar memberikan jaminan ketersediaan minyak goreng di wilayah Kabupaten Kampar. 

Dari hasil pantauan dan pengawasan tim, ketersediaan minyak goreng dan Sembako di wilayah Kabupaten Kampar masih terkendali.

"Diperkirakan hingga lebaran Idul Fitri, ketersediaan dan kebutuhan minyak goreng dan bahan makanan pokok di wilayah Kabupaten Kampar masih aman," kata Kadis Perdagangan Koperasi dan UMK Kabupaten Kampar, Hendy Dunan SP. MMA didampingi Kabid Perdagangan dan Pasar, Alfian, S serta Kasi Distribusi Peredaran Barang, Sosro Jaya kepada wartawan, (13/04-22).

Ia juga mengimbau, agar masyarakat khususnya para ibu-ibu tidak perlu takut dan panik atas kelangkaan minyak goreng dan bahan makanan pokok.

"Karena kepanikan dan kekhawatiran  masyarakat yang berlebihan akan mengundang pemikiran jahat dari para mafia perdagangan yang tidak bertanggungjawab," beber Hendry Dunan. 

Kepada seluruh masyarakat Kampar, Hendri Dunan juga mengajak untuk bisa membantu pemerintah dalam mengawasi sikap dan perilaku nakal para mafia perdagangan.

"Jika melihat aktivitas yang mencurigakan, atau aktivitas penimbunan minyak goreng dan bahan makanan pokok yang mencurigakan, agar dapat memberikan informasi kepada Dinas Perdagangan Koperasi dan UMK Kabupaten Kampar," pungkasnya.***