TERKINI
Konferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 Peserta

Ditemukan Warga Tak Bernyawa di dalam Parit, Diduga Pria Ini Meninggal Karena Sakit

Ditemukan Warga Tak Bernyawa di dalam Parit, Diduga Pria Ini Meninggal Karena Sakit

BANGKINANG-  Seorang warga bernama Lukman alias Ajo (49) ditemukan tidak bernyawa di dalam parit di Dusun Domo, Kelurahan Pasir Sialang, Kecamatan Bangkinang, Minggu (20/20/22).

 Kuat dugaan korban meninggal karena sakit dan terjatuh ke dalam parit. 

Kejadian ini berawal pada Minggu siang ditemukan seorang mayat Lukman dikenal warga dengan panggilan Ajo di Parit Kebun Sawit milik warga Ulfa oleh saksi Asrul Hamzah. 

Saat itu Asrul yang akan melakukan panen sawit milik adiknya, kemudian ia mencium ada bau busuk dan melihat ada mayat di dalam parit, setelah melihat secara dekat ternyata mayat tersebut dikenal saksi dengan panggilan Ajo. 

Selanjutnya Asrul Hamzah pergi ke Rumah Makan Ampera Buana milik Novri Pratama ( Inop ) dikarenakan Korban tinggal di Rumah Makan Ampera Buana tersebut. 

Setelah memberitahukan kepada  Novri Pratama ( Inop ), kemudian saksi Asrul dan saksi Pak de berangkat menuju TKP dan melihat Korban dalam keadaan telungkup nyamping memakai baju lengan pendek dan celana panjang warna gelap. 

Selanjutnya warga menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasir Sialang AIPTU Alinur yang langsung turun ke TKP bersama Piket Polsek Bangkinang Kota dan Piket Polres Kampar yang di Pimpin oleh KBO Sat Lantas Polres Kampar Iptu Khamri Gufron untuk melakukan TP TKP. 

Sekira pukul 13.00 Wib mayat dievakuasi oleh Tim Identifikasi Polres Kampar di Pimpin oleh Kaur  Identifikasi Polres Kampar Iptu Samsunar Ependi dan selanjutnya dibawa ke RSUD Bangkinang Kab Kampar untuk dilakukan VER.

Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK, MH yang diwakili oleh Kapolsek Bangkinang Kota Iptu Khairil SH, membenarkan penemuan mayat tersebut. Menurut warga yang kenal dengan korban mengatakan bahwa korban memiliki riwayat penyakit gula yg sudah akut, "sehingga diperkirakan penyakit tersebut menyebabkan korban hilang kesadaran dan terjatuh ke dalam parit lalu Meninggal Dunia" Jelasnya sembari menambahkan bahwa saat ini kita masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut

Sumber: Humas Polres Kampar