TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Bahas Pengelolaan Bumdes, Yurnalis Jadi Narasumber di 2 Kecamatan di Kampar

Bahas Pengelolaan Bumdes, Yurnalis Jadi Narasumber di 2 Kecamatan di Kampar

KAMPAR - Staf Ahli Gubernur Riau Bidang Pemerintahan Hukum dan SDM Yurnalis,S.Sos M.Si menjadi Narasumber di dua Kecamatan, yakni Kecamatan Rumbio Jaya dan Bangkinang dalam memberikan motivasi kepada Kades, BPD, Pengawas Bumdes, dan Dirut Bumdes Se – Kecamatan Rumbio Jaya dan Kecamatan Bangkinang, Senin (27/12/2021).

 Yurnalis ini mengajak semua peserta Pelatihan Pengelolaan Dan Tata Kelola Bumdes Se- Kecamatan Rumbio Jaya tersebut untuk bangkit dan maju mengembangkan dan menggali potensi desa untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Pengelola Bumdes Mesti Kreatif dan Inovatif Dalam Menggali dan Mengembangkan Potensi Desa.

" Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) merupakan lokomotif penggerak ekonomi di desa. Bumdes merupakan ujung tombak untuk menggali potensi desa guna peningkatan ekonomi masyarakat," ungkap Yurnalis.

Yurnalis juga menyampaikan harapan Gubri untuk menjadikan desa yang enterpreneur (desa yang wirausaha). Gubri juga ingin mewujudkan kawasan perekonomian desa yang inklusif, mandiri dan daya saing. Untuk mendukung desa enterpreneur dan harapan tersebut, Gubri melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi menyalurkan anggaran untuk modal Bumdes. Pada tahun 2019, Bankeu diberikan kepada setiap desa Se Provinsi Riau sebesar Rp. 200.000.000,-. Pada tahun 2020, Bankeu diberikan kepada setiap desa sebesar Rp. 85 juta. Dan  pada tahun  2021, Bankeu diberikan kepada setiap desa Se Provinsi Riau sebesar Rp. 100 juta," ujar Yurnalis.
 
Sementara untuk 2022 nanti, nilai Bankeunya diberikan secara berpariasi. Tergantung dari peringkat Bumdes di masing-,masing desa. Berdasarkan Permendes Nomor 3 tahun 2021 tentang Pembinaan dan Pengawasan dan Pengembangan Bumdes, peringkat Bumdes terbagi kepada empat tingkatan, yakni tingkat Dasar, tingkat Tumbuh, tingkat Berkembang, dan tingkat Maju," kata Yurnalis lagi.

Pada akhir penyampaian materinya, Yurnalis mengatakan, “Mari kita bangkit dari sekarang. Mari kita Istiqomah dalam mengembangkan Bumdes di desa masing-masing, teruslah berinovasi," pungkasnya.

(*)