TERKINI
Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026

Bahas Pengelolaan Bumdes, Yurnalis Jadi Narasumber di 2 Kecamatan di Kampar

Bahas Pengelolaan Bumdes, Yurnalis Jadi Narasumber di 2 Kecamatan di Kampar

KAMPAR - Staf Ahli Gubernur Riau Bidang Pemerintahan Hukum dan SDM Yurnalis,S.Sos M.Si menjadi Narasumber di dua Kecamatan, yakni Kecamatan Rumbio Jaya dan Bangkinang dalam memberikan motivasi kepada Kades, BPD, Pengawas Bumdes, dan Dirut Bumdes Se – Kecamatan Rumbio Jaya dan Kecamatan Bangkinang, Senin (27/12/2021).

 Yurnalis ini mengajak semua peserta Pelatihan Pengelolaan Dan Tata Kelola Bumdes Se- Kecamatan Rumbio Jaya tersebut untuk bangkit dan maju mengembangkan dan menggali potensi desa untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Pengelola Bumdes Mesti Kreatif dan Inovatif Dalam Menggali dan Mengembangkan Potensi Desa.

" Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) merupakan lokomotif penggerak ekonomi di desa. Bumdes merupakan ujung tombak untuk menggali potensi desa guna peningkatan ekonomi masyarakat," ungkap Yurnalis.

Yurnalis juga menyampaikan harapan Gubri untuk menjadikan desa yang enterpreneur (desa yang wirausaha). Gubri juga ingin mewujudkan kawasan perekonomian desa yang inklusif, mandiri dan daya saing. Untuk mendukung desa enterpreneur dan harapan tersebut, Gubri melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi menyalurkan anggaran untuk modal Bumdes. Pada tahun 2019, Bankeu diberikan kepada setiap desa Se Provinsi Riau sebesar Rp. 200.000.000,-. Pada tahun 2020, Bankeu diberikan kepada setiap desa sebesar Rp. 85 juta. Dan  pada tahun  2021, Bankeu diberikan kepada setiap desa Se Provinsi Riau sebesar Rp. 100 juta," ujar Yurnalis.
 
Sementara untuk 2022 nanti, nilai Bankeunya diberikan secara berpariasi. Tergantung dari peringkat Bumdes di masing-,masing desa. Berdasarkan Permendes Nomor 3 tahun 2021 tentang Pembinaan dan Pengawasan dan Pengembangan Bumdes, peringkat Bumdes terbagi kepada empat tingkatan, yakni tingkat Dasar, tingkat Tumbuh, tingkat Berkembang, dan tingkat Maju," kata Yurnalis lagi.

Pada akhir penyampaian materinya, Yurnalis mengatakan, “Mari kita bangkit dari sekarang. Mari kita Istiqomah dalam mengembangkan Bumdes di desa masing-masing, teruslah berinovasi," pungkasnya.

(*)