TERKINI
Wabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag Bengkalis

Musim Kemarau Tiba Babinsa Ingatkan Warga Waspada Karhutla

Musim Kemarau Tiba Babinsa  Ingatkan Warga Waspada Karhutla

ROKAN HULU - Musim kemarau berpotensi menyebabkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Karena itu jajaran Kodim 0313/Kpr melalui Serda Syahrizal Nasution personel Koramil 11/Tambusai terus mengimbau masyarakat di wilayah Desa Tambusai Barat Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu, agar tidak membersihkan lahan dengan cara dibakar.

"Apalagi sepekan terakhir curah hujan kurang dan suhu udara juga semakin panas, maka itu kita mengimbau masyarakat untuk tidak membersihkan lahan dengan cara dibakar, " Ujar Serda Syahrizal Nasution. 

Dalam menjelaskan, pihaknya juga gencar patroli dan melakukan sosialisasi dengan menggandeng  Masyarakat Peduli Api (MPA) di setiap kampung. Sepanduk himbauan bersifat ajakan mencegah terjadinya Karhutla juga disebar hingga ke pelosok wilayah binaan. 

"Kita akan selalu berupaya menghimbau dan mengajak masyarakat secara humanis, terlebih masyarakat yang memiliki lahan atau yang tinggal dekat hutan agar peduli terhadap lingkungan, 
Dan ini bertujuan agar masyarakat tahu dampak Karhutla bisa menimbulkan bencana asap yang dapat merusak kesehatan."Tutur Nasution. 

"Lalu, kita mengingatkan bahwa sanksi dan ancaman hukuman bagi pembakar lahan juga ada. Hal tersebut sebagai bentuk efek jera agar dikemudian hari tidak dilakukan lagi, "pungkasnya.

Sumber: Pendim 0313/KPR