TERKINI
Wabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag Bengkalis

Cegah Terjadinya Karhutla,Babinsa dan Bhabinkamtibmas Lakukan Patroli Terpadu

Cegah Terjadinya Karhutla,Babinsa dan Bhabinkamtibmas Lakukan Patroli Terpadu

UKUI– Upaya pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan tim gabungan Penanganan Karhutla di wilayahnya.

Salah satunya dengan patroli terpadu Babinsa Koramil 04/Pkl Kuras Kodim 0313/Kpr Serda Ahmad Basahil bersama  Bhabinkamtibmas dan Manggala Agni yang dilakukan di kawasan Hutan TNTN Desa Lubuk Kembang bunga, Kecamatan Ukui,Kabupaten Pelalawan(02/10/21).

Patroli tersebut menyusuri Hutan TNTN Yang rawan Kebakaran,guna melakukan pengecekan dan pemetaan pada kawasan lokasi yang dinilai berpotensi dan rawan terjadi karhutla.

“Kami menemukan beberapa lahan rawan karhutla, yang kemudian ditandai dengan bendera kuning berstatuskan siaga, untuk memudahkan pemantauan dan memberikan peringatan kepada warga sekitar,” tutur  Babinsa Serda Ahmad Basahil yang ikut dalam kegiatan patroli tersebut.

Setelah melakukan penandaan tersebut, tim kemudian bergerak untuk menyampaikan larangan melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan terjadinya karhutla kepada masyarakat setempat.

“Cegah terjadinya karhutla dengan tidak melakukan pembakaran terhadap pekarangan, lahan, kebun maupun hutan, agar tidak memperburuk situasi di masa Pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini,” imbau Babinsa.

Sumber: Pendim 0313/KPR