TERKINI
Rakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan TerimakasihWarga Bukit Singkumbang Gelar Berbagai Perlombaan Sambut Hari Kemerdekaan RIBerikut Harga TBS Riau Periode 12-18 Agustus Disampaikan Disbunnak Keswan KamparJelang HUT RI Ke-81, Satpol PP dan DWP-UP Bagikan Bendera Merah Putih Gratis Kepada MasyarakatHUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses Bekerja

Cegah Terjadinya Karhutla,Babinsa dan Bhabinkamtibmas Lakukan Patroli Terpadu

Cegah Terjadinya Karhutla,Babinsa dan Bhabinkamtibmas Lakukan Patroli Terpadu

UKUI– Upaya pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan tim gabungan Penanganan Karhutla di wilayahnya.

Salah satunya dengan patroli terpadu Babinsa Koramil 04/Pkl Kuras Kodim 0313/Kpr Serda Ahmad Basahil bersama  Bhabinkamtibmas dan Manggala Agni yang dilakukan di kawasan Hutan TNTN Desa Lubuk Kembang bunga, Kecamatan Ukui,Kabupaten Pelalawan(02/10/21).

Patroli tersebut menyusuri Hutan TNTN Yang rawan Kebakaran,guna melakukan pengecekan dan pemetaan pada kawasan lokasi yang dinilai berpotensi dan rawan terjadi karhutla.

“Kami menemukan beberapa lahan rawan karhutla, yang kemudian ditandai dengan bendera kuning berstatuskan siaga, untuk memudahkan pemantauan dan memberikan peringatan kepada warga sekitar,” tutur  Babinsa Serda Ahmad Basahil yang ikut dalam kegiatan patroli tersebut.

Setelah melakukan penandaan tersebut, tim kemudian bergerak untuk menyampaikan larangan melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan terjadinya karhutla kepada masyarakat setempat.

“Cegah terjadinya karhutla dengan tidak melakukan pembakaran terhadap pekarangan, lahan, kebun maupun hutan, agar tidak memperburuk situasi di masa Pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini,” imbau Babinsa.

Sumber: Pendim 0313/KPR