TERKINI
Wabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag Bengkalis

KODIM 0313/KPR Gelar Latbakjatri TW III Tahun 2021

KODIM 0313/KPR Gelar Latbakjatri TW III Tahun 2021

SALO - Kodim 0313/KPR gelar Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) Dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit di bidang menembak, bertempat di Lapangan Tembak Yonif 132/BS, Salo. Rabu (29/1092021).

Latihan menembak tersebut diawasi langsung oleh Dandim 0313/KPR diwakili Pjs. Kasdim 0313/KPR, Mayor Arh Gunawan sebagai bentuk pertanggung jawaban Komandan dalam melaksanakan pengawasan latihan.

Menembak senjata ringan ini sudah dikenalkan sejak calon prajurit mengikuti pendidikan pembentukan di lembaga lembaga pendidikan militer baik Pendidikan pembentukan Tamtama, Bintara dan Perwira.

Koordinator Materi Latihan Menembak Kapten Arh irwanto pada kesempatan tersebut memberikan penekanan kepada prajuritnya untuk serius dan berhati hati dalam berlatih serta mengikuti instruksi dari pelatih maupun pengawas latihan karena munisi yang digunakan merupakan munisi tajam, sehingga tidak ada lagi kesalahan yang dilakukan oleh perorangan dan menimbulkan kerugian personel.

Pjs. Pasi Ops Kapten Arm Hadi Supriyetno menyampaikan bahwa latihan tersebut bersifat rutin tiap Triwulan akan tetapi walaupun rutin jangan sampai dianggap main main dan biasa karena apabila dianggap biasa maka hasilnya tidak akan maksimal.

Jangan sampai ada korban dalam latihan menembak baik dari prajurit maupun masyarakat yang berdomisili dan melintas di sekitar lapangan tembak, karena latihan sehebat dan sebaik apapun apabila ada korban yang disebabkan karena kelalaian dalam latihan maka latihan tersebut dinyatakan gagal atau tidak berhasil, Ungkapnya.

Sumber: Pendim 0313/KPR