TERKINI
Rakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan TerimakasihWarga Bukit Singkumbang Gelar Berbagai Perlombaan Sambut Hari Kemerdekaan RIBerikut Harga TBS Riau Periode 12-18 Agustus Disampaikan Disbunnak Keswan KamparJelang HUT RI Ke-81, Satpol PP dan DWP-UP Bagikan Bendera Merah Putih Gratis Kepada MasyarakatHUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses Bekerja

KODIM 0313/KPR Gelar Latbakjatri TW III Tahun 2021

KODIM 0313/KPR Gelar Latbakjatri TW III Tahun 2021

SALO - Kodim 0313/KPR gelar Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) Dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit di bidang menembak, bertempat di Lapangan Tembak Yonif 132/BS, Salo. Rabu (29/1092021).

Latihan menembak tersebut diawasi langsung oleh Dandim 0313/KPR diwakili Pjs. Kasdim 0313/KPR, Mayor Arh Gunawan sebagai bentuk pertanggung jawaban Komandan dalam melaksanakan pengawasan latihan.

Menembak senjata ringan ini sudah dikenalkan sejak calon prajurit mengikuti pendidikan pembentukan di lembaga lembaga pendidikan militer baik Pendidikan pembentukan Tamtama, Bintara dan Perwira.

Koordinator Materi Latihan Menembak Kapten Arh irwanto pada kesempatan tersebut memberikan penekanan kepada prajuritnya untuk serius dan berhati hati dalam berlatih serta mengikuti instruksi dari pelatih maupun pengawas latihan karena munisi yang digunakan merupakan munisi tajam, sehingga tidak ada lagi kesalahan yang dilakukan oleh perorangan dan menimbulkan kerugian personel.

Pjs. Pasi Ops Kapten Arm Hadi Supriyetno menyampaikan bahwa latihan tersebut bersifat rutin tiap Triwulan akan tetapi walaupun rutin jangan sampai dianggap main main dan biasa karena apabila dianggap biasa maka hasilnya tidak akan maksimal.

Jangan sampai ada korban dalam latihan menembak baik dari prajurit maupun masyarakat yang berdomisili dan melintas di sekitar lapangan tembak, karena latihan sehebat dan sebaik apapun apabila ada korban yang disebabkan karena kelalaian dalam latihan maka latihan tersebut dinyatakan gagal atau tidak berhasil, Ungkapnya.

Sumber: Pendim 0313/KPR