TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Dua Guru Papua Gugur Dibunuh KKB, Nadiem Makarim: Terima Kasih Atas Pengabdianmu

Dua Guru Papua Gugur Dibunuh KKB, Nadiem Makarim: Terima Kasih Atas Pengabdianmu

JAKARTA - Ucapan duka turut disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim atas gugurnya dua guru di Papua yang ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Diketahui, Yonatan Randen (28 tahun) adalah seorang tenaga pendidik honorer yang mengajar di SMPN 1 Boega. Sedangkan Oktavianus Rayo (42 tahun) tercatat sebagai seorang guru Sekolah Dasar (SD).

“Turut belasungkawa atas gugurnya dua guru hebat Oktavianus Rayo dan Yonatan Rende (Randen) dalam menjalankan tugas di Distrik Beoga, Papua,” kata Nadiem dikutip dari story Instagram pribadi Nadiem, Rabu (14/4/2021).

“Terima kasih atas pengabdianmu untuk pendidikan Indonesia, negara akan mengenang jasa-jasamu,” tutup Nadiem.

Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengatakan, Yonatan Renden meninggal dunia dengan luka tembak di bagian dada kiri dan kanan saat mengurusi jenazah Oktavianus Rayo.

“Yonatan Randen ditembak oleh KKB saat dirinya bersama Junaedi, Kepsek SMPN Beoga sedang melakukan pengurusan jenazah dari Oktavianus Rayo di Kampung Onggolan Distrik Beoga Kabupaten Puncak,” ujarnya. (**)