TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup Rukun

Aplikasi-Dashboard-Lancang-Kuning-Nusantara-Resmi-Launching

Aplikasi-Dashboard-Lancang-Kuning-Nusantara-Resmi-Launching

 Aplikasi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Dashboard Lancang Kuning Nusantara yang semula hanya digunakan di Provinsi Riau, telah resmi di launching untuk pemakaian se-Indonesia.

Peluncuran aplikasi ini dilakukan langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Idam Azis, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar,  Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, Wakil Menteri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong.

Launching ini ditandai dengan penekanan tombol bersama, yang berlang berlangsung di Balai Daerah Gedung Serindit Provinsi Riau, Senin (9/3/2020).

Untuk informasi, akan ada sebelas Kapolda setiap provinsi di Indonesia yang akan menggunakan aplikasi tersebut. Diantaranya, Polda Aceh, Polda Sumatera Utara (Sumut), Polda Sumatera Barat (Sumbar), Polda Jambi, Polda Sumatera Selatan (Sumsel), Polda Kalimatan Timur (Kaltim), Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), Polda Kalimantan Barat (Kalbar), Polda Kalimantan Utara (Kaltara), Polda Bangka Belitung (Babel), serta Polda Kalimantan Selatan (Kalsel).

Gubernur  Riau Syamsuar menyebutkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sangat menyambut baik diluncurkannya aplikasi Lancang Kuning Nusantara yang dipusatkan di Provinsi Riau ini.

"Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi Indonesia dalam rangka percepatan penanganan pemadaman Karhutla di Riau," katanya.

Gubri berharap adanya aplikasi Lancang Kuning Nusantara dapat membantu dalam memberikan kemudahan pencegahan penyebaran, dan penanganan Karhutla di seluruh wilayah yang ada di Indonesia.

"Semoga aplikasi ini memberikan kemudahan dalam mencegah Karhutla," tutupnya. (MCR/IP)