TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas Riau

Ketua Komisi I DPRD Kampar Sosialisasi Dampak Bahaya Narkoba

Waspadai Perubahan Perilaku Anak Dalam Pencegahan Narkotika

Ketua Komisi I DPRD Kampar Sosialisasi Dampak Bahaya Narkoba
ketua komisi I DPRD Kampar M Ansar dalam acara sosialisasi narkoba di balai desa Karya Indah kecamatan Tapung (27/2).

KAMPAR - lenteranews.co, Para orang tua hendaknya selalu awas memerhatikan perubahan tingkah-laku anaknya, karena bisa jadi itu anaknya sudah mengkonsumsi narkoba.

"Karena langkah awal pencegahan narkoba ini adalah dari sikap awas orang tua "ujar ketua komisi I DPRD Kampar M Ansar dalam acara sosialisasi narkoba di balai desa Karya Indah kecamatan Tapung (27/2).

Lebih lanjut, Ansar menjelaskan, salah satu perubahan perilaku anak disebabkan konsumsi narkoba adalah anak meminta uang jajan diatas sebelumnya, anak lebih sering murung tanpa sebab dan menyendiri, anak tidak peduli dengan kegiatan lainnya yang biasa dilakukannya. Atau anak tersebut mempunyai energi berlebih sehingga sulit untuk tidur.

"Biasanya mereka susah tidur jika sudah mengkonsumsi  narkoba ini"ujarnya.
Dalam sosialisasi yang dihadiri oleh kepala desa Karya Indah , sekder Karya Indah, para aparatur desa , RT/RW SE desa Karya Indah.

Narkoba ini, jelasnya lagi, adalah penyakit kronis kambuhan, yang solusinya tidak semata-mata ditangkap dan dipenjarakan. Namun yang penting adalah mengurangi lalu menghilangkan ketergantungan pada pelakunya.

"Dan solusi yang tepat itu adalah rehabilitasi " ujarnya.

Dalam acara ini juga berlangsung dialog, peserta mempertanyakan bagaimana caranya mendeteksi keluarga yang memakai narkoba.