TERKINI
Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026

Polda Metro Jaya Akan Terus Melakukan Penyidikan Terkait Granat Asap di Monas

Polda Metro Jaya Akan Terus Melakukan Penyidikan Terkait Granat Asap di Monas
granat-asap

Jakarta - Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Raden Argo Prabowo Yuwono menyerahkan sepenuhnya kasus ledakan granat asap di Monumen Nasional (Monas) ke Polda Metro Jaya.

"Berkaitan dengan ledakan di Monas, nanti Polda Metro Jaya yang akan update, karena yang bersangkutan, yang olah TKP, ada di sana. Nanti kita tunggu dari Polda Metro Jaya, saat ini sedang bekerja ya," tutur Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (03/12/19).

Argo meminta publik menunggu hasil investigasi ledakan di Monas dari penyidik Polda Metro Jaya atas insiden tersebut. Termasuk pengusutan pemilik dari granat asap tersebut.

"Nanti Polda Metro Jaya, karena yang bersangkutan Polda Metro Jaya kan ada Labfor, semuanya ada di sana. Jadi biarlah kita tunggu saja dari Polda Metro Jaya yang akan mengupdatenya," jelas dia.

Sama halnya dengan jenis pasti granat asap yang malah meledak dan membuat cedera berat salah seorang korban. Sementara yang banyak diketahui publik adalah granat asap secara fungsi hanya mengeluarkan asap.

"Biarkan penyidik Polda Metro Jaya bekerja ya" Argo menandaskan.

Ledakan terjadi di area dalam Monas, Jakarta Pusat pada Selasa pagi sekitar pukul 07.00 WIB, (03/12/19).

Dua korban ledakan yang merupakan anggota TNI kini dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, polisi akan memeriksa korban ledakan dari granat asap yang saat ini dirawat di RSPAD.

"Sampai dengan saat ini korban masih dilakukan perawatan di RSPAD, tadi Pak Kapolda dan Pangdam sudah menjenguk yang bersangkutan. Tapi memang sementara masih dalam perawatan belum bisa diambil keterangannya," ucap Yusri di Polda Metro Jaya, Selasa (03/12/19).

Sumber: liputan6