TERKINI
Gerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 PesertaTingkatkan Kompetensi Guru, Gugus III Bantan Gelar Pelatihan Papan Interaktif Digital di SDN 26Wabup Kampar Dorong Rehabilitasi Daerah Irigasi, Kades Pulau Birandang dan Petani Berikan Apresiasi

Pamerkan Patung Wanita Telanjang Direktur Meseum Mundur

Pamerkan Patung Wanita Telanjang Direktur Meseum Mundur
meseum

Internasional - Direktur museum seni Kirgistan, Mira Djangaracheva mengundurkan diri usai menggelar pameran seni feminisme. Pameran bertajuk kebebasan ekonomi perempuan itu dikecam karena menampilkan wanita telanjang.

Dia mengaku mundur secara sukarela menyusul reaksi negatif dari kaum konservatif. Selain itu, kata dia, para stafnya juga mendapat ancaman.

"Sayang sekali ini diprakarsai oleh orang-orang yang belum pernah ke museum," kata dia lewat akun Facebook, Senin (02/12/19) seperti dikutip dari AFP.


Pameran tersebut menampilkan tubuh perempuan dalam karung tinju. Seniman Denmark Julie Savery turut memerankan perempuan telanjang untuk menyoroti kondisi buruk para pekerja seks.

Panitia mendedikasikan pameran ini untuk mengenang 17 perempuan imigran asal Kirgistan  yang tewas dalam kebakaran gudang di Moskow pada 2016 lalu. Namun, pameran seni ini menuai kecaman.

Kementerian Budaya Kirgistan mengkritik pameran tersebut karena menggunakan bahasa provokasi sehingga membuat kesal pengunjung.

Anggota parlemen Makhabat Mavlyanova menjadi salah satu kaum konservatif yang menyerukan pemecatan Djangaracheva.

Mavlyanova pernah terlibat pertikaian dengan kaum sekuler terkait gaun pengantin yang terbuka di bagian bahu.

Kelompok feminis dan LGBT seringkali mendapat serangan di Kirgistan. Mereka memilih kabur dari negara mayoritas Muslim itu dan terbang ke Rusia.

Hingga saat ini ratusan ribu orang Kirgistan dilaporkan telah bekerja di Moskow dan kota-kota lain di Rusia.

Sumber: cnn