TERKINI
HUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lokal

Baju Adat Melayu Riau Masuk Dalam Gambar Uang Kertas Rp75.000

Baju Adat Melayu Riau Masuk Dalam Gambar Uang Kertas Rp75.000

 Siapa sangka, ternyata uang pecahan Rp75.000 yang dilounching oleh Bank Indonesia (BI) pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 75, salah satu dari 9 pakaian adat yang dipakai oleh anak nusantara yang berada di gambar uang kertas tersebut, merupakan pakaian adat Melayu Riau. 

Tentu ini menjadi salah satu kebanggan bagi Riau, karena untuk pertama kalinya pakaian adat Riau terpampang di uang kertas, tepatnya gambar seorang anak yang berada nomor dua dari kiri, disamping anak berpakaian pakaian adat Aceh. Walaupun hanya terbatas uang Rp75.000 yang diedarkan di Indonesia. 

"Ini merupakan surprise bagi kita, dimana pada uang pecahan Rp 75 ribu itu, ada salah satu anak Riau dengan pakaian Melayu terlihat disana," ujar Gubri Syamsuar, uso lounching uang Rp75.000 bersama BI. 

Diceritakan Gubri, ada sembilan anak-anak dari beberapa daerah di Indonesia dan semuanya berusia 10 tahun. Diharapkan, nantinya pada 100 tahun kemerdekaan Indonesia, anak-anak tersebut termasuk generasi muda milenial yang menguasai digital.

"Salah satu misi penampilan gambar anak-anak tersebut yakni untuk membangkitkan semangat, agar nantinya anak-anak yang usianya 10 ini mereka nantinya akan menjadi SDM yang handal untuk Indonesia," sebutnya.

Mantan Bupati Siak ini, kembali mengayakan, dipilihnya anak Riau lengkap dengan pakaian Melayu nya untuk ditampilkan di uang kertas pecahan Rp 75 ribu tersebut, bahwa pemerintah pusat melihat dari budaya dan sejarah di Riau.

"Riau juga punya sejarah, dimana salah satu pahlawan nasional yakni Sultan Syarif Kasim berasal dari Riau. Dimana beliau ini berjasa untuk perjuangan bangsa dan negara kita ini, dan juga pernah memberikan uang sebesar 13 juta golden, dengan memberikan uang bagi negara untuk perjuangan," tutup Gubri.