TERKINI
HUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lokal

Dapat Bantuan, Pelaku UMKM Diimbau Isi Data Lewat Aplikasi

Dapat Bantuan, Pelaku UMKM Diimbau Isi Data Lewat Aplikasi

 Berdasarkan hasil video conference yang dilakukan Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UMKM) Kota Pekanbaru dengan dinas provinsi, pihak provinsi akan menyalurkan bantuan kepada pelaku UMKM yang terdampak pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Disampaikan Kepala Diskop UMKM Kota Pekanbaru, DR H Idrus SAg MAg kepada media, pengisian data lewat aplikasi Https://mataumkm.riau.go id, dilakukan langsung oleh pelaku UMKM.

"Pertama tentunya yang belum pernah mendapat bantuan dan juga yang betul-betul terdampak Covid. Bantuannya yang disebutkan kemaren berupa uang. Masukkan ke aplikasi, yang memverifikasi langsung pihak provinsi bekerjasama dengan BPKP," terang Idrus.

Lewat media, Idrus mengimbau pelaku UMKM dapat mengisi data sesuai dengan data usaha yang sebenarnya.

"Kita mengimbau kepada pelaku UMKM yang ada di Kota Pekanbaru, khususnya yang terdampak Covid untuk dapat memasukkan data usahanya itu melalui aplikasi yang disiapkan oleh dinas provinsi. Nama aplikasinya itu mataumkm, mata itu monitoring data UMKM. Bantuan ini dari provinsi berkemungkinan berkolaborasi dengan pusat," jelas Idrus.

"Kita berharap pelaku UMKM yang betul-betul ada usahanya, kemudian nama dengan NIK nya itu harus sama. Ini nanti di verifikasi oleh provinsi bekerjasama dengan provinsi," tutupnya.