TERKINI
HUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lokal

Gubernur Riau Syamsuar Tampung usulan Komisi II DPRD Riau

Gubernur Riau Syamsuar Tampung usulan Komisi II DPRD Riau

Gubernur Riau Syamsuar menerima kunjungan anggota DPRD Riau. Dalam kunjungan ini membahas berbagai persoalan Perkebunan dan Kehutanan di Provinsi Riau. 

Pertemuan Gubernur Riau dengan anggota komisi II DPRD Provinsi Riau di Balai Pauh Janggi turut didampingi Kadis LHK Riau, Kadis Perkebunan dan Sekertaris Bappedalitbang Riau.

Pertemuan Gubernur Riau dengan Komisi II DPRD Riau membahas konflik duta Palma, Siberia, Siberakun. Gubernur Riau Mengaku menampung berbagai temuan dan usulan yang di berikan Komisi II Provinsi Riau. 

"Saya hari ini menerima Komisi dua DPRD Riau dan membicarakan banyak hal tentang berbagai persoalan Perkebunan dan Kehutanan di Provinsi Riau". Ujar Gubernur Riau, Senin (10/8/2020) . 

Lebih lanjut Gubernur Riau menjelaskan persoalan HTI dan konflik antara masyarakat dan perusahaan dikomunikasikan lebih lanjut. 

" Saya melihat persoalan ini tidak hanya di Pemerintah Provinsi Riau , juga ada berkaitan dengan Kementrian LHK maupun di bagian Tata ruang atau (ATR/BPN). konflik Perusahan di siberida dan siberakun dan beberapa perusahaan lainnya akan diselesaikan bersama. nantinya ada pertemuan Forkompinda dan pertemuan lanjutan dengan Kementriam terkait membahas persoalan Perkebunan dan Hutan ini, terutama yang berkaitan dengan Konflik Masyarakat,"terangnya.

Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Riau Robin Hutagalung menjelaskan memang perlu adanya perhatian dari Gubernur Riau sehingga Kami melakukan pertemuan ini. 

" Konflik duta Palma, di siberakun dan beberapa daerah lainnya di Riau kita sampaikan dengan gubernur. kita lihat banyak persoalan di perusahan tersebut. Ada perhatian Gubernur untuk di tindak lanjuti. Misalnya sekarang bagaimana penyelesaian perusahaan yang berusaha di luar kawasan perushaan. operasi nya diluar HGU dan ini perlu penertiban tim yang berwibawa dan merugikan masyarakat sekitar ". Terang Robin Hutagalung.