TERKINI
DPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan Terimakasih

Dukung Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19, Bupati Alfedri Ajak Petani Bungaraya Manfaatkan

Dukung Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19, Bupati Alfedri Ajak Petani Bungaraya Manfaatkan

SIAK. Superriau.com - Bupati Siak Alfedri mengajak para petani di Kecamatan Bungaraya untuk memanfaatkan skema pembiayaan modal usaha ringan melalui Program Kredit Usaha Rakyat (KUR), untuk memfasilitasi kebutuhan pembiayaan petani dalam usaha meningkatkan produksi. Hal tersebut dimaksudkan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat di Kecamatan Bungaraya ditengah pandemic global Covid 19.

“ Melalui fasilitas program Kredit Usaha Rakyat yang ditujukan untuk membantu kredit permodalan bagi petani dan peternak, diharapkan akan terjadi ekspansi (perluasan usaha) yang semakin meningkat,” kata Alfedri dalam acara Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kegiatan Pembiayaan Pertanian di Kecamatan Bungaraya.

Sebagai kecamatan yang dikenal lumbung padinya Kabupaten Siak, serapan fasilitas kresdit permodalam KUR di Kecamatan Bungaraya saat ini kata dia masih terbilang rendah. Hal ini disebabkan kurangnya sosialisasi dan rendahnya minat masyarakat untuk memanfaatkannya.

“ Silahkan bapak ibu yang mengalami kesulitan modal, terutama di musim pendemi Covid-19 saat ini untuk manfaatkan KUR, kembangkanlah usaha dengan harapan kedepan lahan dapat bertambah luas, produksi padi meningkat, sehingga pendapatan keluarga juga ikut bertambah,”ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Siak saat ini kata Alfedri menjalin kerjasama dengan sejumlah Bank yang bertujuan untuk meningkatkan dan memperluas akses pembiayaan kepada usaha-usaha produktif, meningkatkan kapasitas daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan mendongkrak hasil panen.

“ Peningkatan produksi hasil pertanian dan perkebunan perlu terus didorong. Saat ini ada 4300 Hektar lahan perkebunan dan pertanian yang dipersiapkan untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan di Kabupaten Siak. Dengan bertambahnya usaha, masyarakat akan semakin sejahtera dimasa yang akan datang,” terangnya.

Pemimpin Negeri Istana itu juga berharap, masyarakat tetap produktif meski saat ini harus hidup berdampingan dengan dengan Covid 19. Ketahanan pangan kata dia menjadi faktor penting ditengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Bahkan lanjutnya, Badan Pangan Dunia Food Agriculture Orgazation ( FAO ) telah mengingatkan bahwa dunia di ambang krisis pangan.

Saat menghadiri Rakornas Kepala Daerah di Jakarta beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi kata Alfedri juga menekankan bahwa ketahanan pangan sangat penting, terutama terkait dengan kesiapan produksi pangan hingga pendistribusiannya.

“ Karena itu ketersediaan pangan, food security, sangat penting. Bayangkan saja jika kebutuhan kosumsi beras kita tergantung ekspor dari luar. Jika kita tidak swasembada pangan akibatnya kita bisa krisis pangan, dan perlahan-lahan akan terjadi krisis pangan. Karena itu pentingnya swasembada pangan,” tandasnya.