TERKINI
HUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lokal

Pemprov Riau Alokasikan Anggaran Rp25 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Akibat Covid-19

Pemprov Riau Alokasikan Anggaran Rp25 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Akibat Covid-19

 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengalokasikan anggaran sebesar Rp25 miliar untuk penguatan pemulihan ekonomi akibar Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Asisten III Setdaprov Riau, Syahrial Abdi mengatakan anggaran sebesar Rp25 miliar tersebut diberikan kepada pelaku usaha yang terdampak Covid-19.

"Untuk pemulihan ekonomi, Dinas Peridustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Provinsi Riau telah bekerja sama dengan BPKP Riau, bahwa ada anggaran kegiatan berupa bantuan keuangan dana produktif untuk pelaku usaha terdampak Covid-19," katanya, Sabtu (1/8/2020).

Lebih lanjut Syahrial menyampaikan, anggaran tersebut diluncurkan sebagai bentuk mensukseskan rencana pemerintah pusat untuk melakukan pemulihan ekonomi nasional.

"Makanya rencana pemerintah ini perlu kita dukung dan sukseskan. Untuk itu melalui dana APBD, kita alokasikan anggaran sebesar Rp25 miliar untuk penguatan pemulihan ekonomi terdampak Covid-19 itu," terangnya.

Karena itu, mantan Penjabat Bupati Kampar ini berharap dinas terkait kabupaten/kota, tim ekonomi atau satuan tugas dapat memastikan penerima dana pemulihan ekonomi tersebut.

"Kabupaten/kota harus bisa memastikan dana yang akan diberikan sampai kepada yang berhak, dengan cara yang benar sesuai dengan aturannya. Sehingga dana itu benar-benar bermanfaatkan untuk pemulihan ekonomi daerah," ujarnya.

 

Sumber: ckp