TERKINI
Bupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih Berkelanjutan

Pemprov Riau Alokasikan Anggaran Rp25 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Akibat Covid-19

Pemprov Riau Alokasikan Anggaran Rp25 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Akibat Covid-19

 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengalokasikan anggaran sebesar Rp25 miliar untuk penguatan pemulihan ekonomi akibar Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Asisten III Setdaprov Riau, Syahrial Abdi mengatakan anggaran sebesar Rp25 miliar tersebut diberikan kepada pelaku usaha yang terdampak Covid-19.

"Untuk pemulihan ekonomi, Dinas Peridustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Provinsi Riau telah bekerja sama dengan BPKP Riau, bahwa ada anggaran kegiatan berupa bantuan keuangan dana produktif untuk pelaku usaha terdampak Covid-19," katanya, Sabtu (1/8/2020).

Lebih lanjut Syahrial menyampaikan, anggaran tersebut diluncurkan sebagai bentuk mensukseskan rencana pemerintah pusat untuk melakukan pemulihan ekonomi nasional.

"Makanya rencana pemerintah ini perlu kita dukung dan sukseskan. Untuk itu melalui dana APBD, kita alokasikan anggaran sebesar Rp25 miliar untuk penguatan pemulihan ekonomi terdampak Covid-19 itu," terangnya.

Karena itu, mantan Penjabat Bupati Kampar ini berharap dinas terkait kabupaten/kota, tim ekonomi atau satuan tugas dapat memastikan penerima dana pemulihan ekonomi tersebut.

"Kabupaten/kota harus bisa memastikan dana yang akan diberikan sampai kepada yang berhak, dengan cara yang benar sesuai dengan aturannya. Sehingga dana itu benar-benar bermanfaatkan untuk pemulihan ekonomi daerah," ujarnya.

 

Sumber: ckp