TERKINI
HUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lokal

Gubri Bakal Ganti Jajaran Direksi dan Komisaris BUMD yang Bermasalah

Gubri Bakal Ganti Jajaran Direksi dan Komisaris BUMD yang Bermasalah

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar akan mengevaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau dengan akan mengganti semua pengurus perusahaan plat merah yang bermasalah, mulai dari direksi dan komisaris.

“Tadi sudah kita singgung juga BUMD Riau. Jadi bukan saja terkait instansi pemerintah daerah ditata, termasuk BUMD kita. Ini artinya sama-sama, BUMD juga," kata Gubri Syamsuar, usai mengadakan rapat koordinasi bersama Inspektorat Riau, tentang tata kelola pemerintahan yang baik, Senin (27/7/2020).

Gubri menilai apa yang telah dijalankan oleh pimpinan BUMD Riau saat ini belum sesuai dengan harapan pemerintah dan masyarakat Riau.

"Sekarang ini banyak BUMD Riau yang bermasalah, terutama evaluasi terhadap kinerja dari masing-masing direksi dan komisaris," tegas Gubri kepada wartawan.

Setelah dievaluasi, tambah Gubri, nanti pihaknya akan melakukan rekrutmen kembali supaya orangnya kredibel yang diharapkan bisa memperbaiki kinerja BUMD Riau kedepan.

Untuk diketahui, sudah bertahun-tahun BUMD yang ada di provinsi Riau banyak yang hanya 'menyusu' dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Bahkan ada yang tidak memberikan kontribusi bagi Pemprov Riau.

Saat ini Pemprov Riau mempunyai beberapa perusahaan, yakni Bank Riau Kepri (BRK), PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PER), PT Pengembangan Investasi Riau (PIR). PT Sarana Pembangunan Riau (SPR), PT Jamkrida, PT Riau Airlines (RAL) dan PT Riau Petroleum.

Sumber: ckp