TERKINI
Bupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih Berkelanjutan

Investor Singapura Berminat Jadikan Rupat utara Untuk Resort Pariwisata

Investor Singapura Berminat Jadikan Rupat utara Untuk Resort Pariwisata

Investor dari Singapura bakal sulap Pulau Rupat utara, Kabupaten Bengkalis menjadi kawasan resort pariwisata bertaraf internasional. 

Master plane kawasan yang secara geografis tersebut lebih dekat dengan negeri jiran Malaysia itu sudah disiapkan. Saat ini prosesnya menunggu dokumen kajian Analisi Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), yang saat ini prosesnya sudah di Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus RI. 

"Investornya dari Singapura. Tinggal Amdalnya saja lagi. Master plane sudah ada. Kalau sudah selesai, barulah investor bisa membangun," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Rony Rakhmat, Ahad (12/7/20).

Menurutnya, dengan adanya investor di pulau yang terkenal dengan pantai lapin dan beting aceh tersebut, tentu akan menjadi nilai plus bagi dunia kepariwisataan di Riau. 

Diyakini, hal itu juga akan berdampak positif dengan destinasi wisata sekitaran pantai Rupat utara. Artinya, Pantai Rupat Utara yang langsung berhadapan dengan Selat Melaka akan turut berkembang.

"Kita harapkan begitu. Tinggal bagaimana kita mengembangkannya lagi," ujar Rony.

Karena itu, diantara upaya yang dilakukan Dinas Pariwisata Riau, terus berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya, baik Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Bappeda provinsi dan kabupaten agar dapat memberikan dukungan dalam hal investor.