TERKINI
Wabup Misharti Tegaskan Komitmen Tingkatkan Insentif dan Pembinaan Talenta MTQ KamparWakil Bupati Kampar, Misharti Pimpin Rapat Persiapan Akhir MTQ ke-55 Tahun 2026Kualitas Udara Kampar Berbahaya, Wabup Misharti Instruksikan Pembatasan Aktivitas Luar RumahBupati Kampar Tinjau Langsung Infrastruktur dan Pelayanan Dasar di Tapung HuluBupati Kampar Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI di Makodim 0313/KPRBenteng Generasi Emas, Wabup Kampar Buka Sosialisasi P4GN di Kampar UtaraWabup Misharti Pimpin Apel Gabungan, Tegaskan Tiga Prioritas Pembangunan KamparBupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan Perusahaan

Wabup Misharti Tegaskan Komitmen Tingkatkan Insentif dan Pembinaan Talenta MTQ Kampar

Wabup Misharti Tegaskan Komitmen Tingkatkan Insentif dan Pembinaan Talenta MTQ Kampar

KAMPAR — Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen memperkuat pembinaan terhadap para qori dan qoriah secara serius dan berkelanjutan. Langkah strategis ini diambil guna meningkatkan capaian prestasi kafilah Kampar pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di tingkat Provinsi Riau.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Kampar, Misharti, seusai memimpin rapat koordinasi persiapan pelaksanaan MTQ ke-55 tingkat Kabupaten Kampar di Ruang Rapat Kantor Bupati Kampar, Selasa (6/10/2026). 

Ajang syiar Islam tingkat kabupaten tersebut dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Gunung Sahilan pada 11 hingga 17 Oktober 2026 mendatang.

Dalam keterangannya, Misharti mengungkapkan bahwa Kabupaten Kampar memiliki potensi sumber daya manusia yang sangat besar di bidang tilawatil quran.

Namun, tantangan yang dihadapi saat ini adalah banyaknya qori dan qoriah berprestasi asal Kampar yang justru memilih untuk mewakili daerah lain dalam kompetisi serupa.

"Faktanya, banyak dari para juara di berbagai daerah sebenarnya merupakan putra-putri asli Kampar. Oleh karena itu, fokus utama yang harus segera kita benahi dan optimalkan adalah manajemen pembinaannya," ujar Misharti.

Menyikapi fenomena tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Kampar telah menyusun program pembinaan intensif berkelanjutan.

Rencana kerja ini akan segera diakselerasi tepat setelah seluruh rangkaian MTQ ke-55 tingkat kabupaten selesai diselenggarakan.

Lebih lanjut, Misharti menjelaskan bahwa pola pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek teknis kemampuan membaca Al-Quran, melainkan juga menyentuh aspek kesejahteraan para peserta.

Pemerintah daerah saat ini tengah merumuskan skema dukungan logistik serta pemberian insentif yang layak bagi para qori dan qoriah yang berkomitmen membela daerah.

"Pasca-pelaksanaan MTQ kabupaten ini, LPTQ akan langsung bergerak melakukan pembinaan terstruktur. Formulasi program, bentuk dukungan materiil, hingga regulasi insentif akan kami bahas secara komprehensif dalam waktu dekat," imbuhnya.

Melalui persiapan yang matang dan konsistensi pembinaan ini, Pemkab Kampar optimistis dapat mempertahankan talenta-talenta terbaiknya.

"Langkah ini diharapkan mampu memotivasi para qori dan qoriah untuk tetap membawa nama harum tanah kelahiran, sekaligus mengantarkan Kabupaten Kampar meraih predikat juara umum pada MTQ tingkat Provinsi Riau yang akan datang," pungkasnya.