TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan “SI OCU PARKIR KAMPAR”, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup Rukun

Tindaklanjuti Keamanan Siber, Diskominfo Kampar Bentuk Agen CSIRT dan Tingkatkan Kapasitas

Tindaklanjuti Keamanan Siber, Diskominfo Kampar Bentuk Agen CSIRT dan Tingkatkan Kapasitas

KAMPAR - Sebagai tindak lanjut dari kegiatan Sosialisasi Keamanan Siber, Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar telah membentuk agen Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Untuk membekali para agen CSIRT tersebut, yang diselenggarakan di ruang Rapat Kantor Bappeda Kampar, Selasa (5/4/2026). 

Sosialisasi tersebut dibuka oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar S.Sos M.T yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos, M.Si dan dihadiri Narasumber Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) M Jazuly, Tim Kerja Substansi Operasional Pengamanan Persandian Provinsi Riau Tiara Mulia Putri, S.Kom dan Peserta Agen Siber seluruh OPD dan Kecamatan di lingkup Pemkab Kampar.

Dalam sosialisasi tersebut, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kampar Lukmansyah Badoe mengatakan bahwa penanganan insiden keamanan siber merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam kelancaran dan keberlangsungan proses Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) di Pemerintah Kabupaten Kampar.

“Oleh sebab itu, penanganan yang efektif membutuhkan perencanaan dan sumber daya manusia yang kompeten dan kapabel sehingga tercapai pengamanan informasi yang optimal.”ungkapnya.”

Ia mengatakan, Pembentukan Agen Kabupaten Kampar-CSIRT adalah langkah nyata kita untuk menjawab tantangan itu. Para Agen ini akan menjadi garda terdepan yang membantu Kabupaten Kampar-CSIRT dalam mencegah, mendeteksi, menanggulangi, dan memulihkan insiden keamanan siber di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

“Kepada Para Agen yang dari OPD dan Kecamatan saya berpesan 3 Hal yaitu, Tingkatkan kompetensi , Ancaman siber terus
berkembang. Maka SDM kita juga harus terus
belajar. Kedua, Bangun kolaborasi, Jaga koordinasi dengan BSSN, CSIRT Provinsi Riau, Gov-CSIRT, Agen Lintas OPD, dan stakeholder lain Melalui Kabupaten Kampar-CSIRT. Ketiga, Edukasi dan mitigasi, Tugas kita bukan hanya
memadamkan saat ada serangan, tapi mencegah sebelum terjadi.”ungkapnya.”

“Untuk itu, Agen CSIRT ini diharapkan dapat membantu Pemerintah Kabupaten Kampar  dalam mengidentifikasi dan mengatasi celah atau kelemahan keamanan informasi, melindungi data sensitif, memenuhi persyaratan peraturan dan standar, meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya keamanan informasi, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas dan keamanan siber di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar," tutupnya. (Adv)