TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Sekda Kampar dan Kadis Pariwisata Hadiri Acara Sosialisasi BPKP

Sekda Kampar dan Kadis Pariwisata Hadiri Acara Sosialisasi BPKP

KAMPAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar, Hambali, SE., MBA., MH., menghadiri acara sosialisasi yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau, bertempat di Balai Bupati Kampar, Selasa (30/9/25).

Kegiatan ini membahas penilaian maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) serta manajemen risiko pemerintah daerah tahun 2025. Tujuannya adalah meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel melalui penguatan sistem pengendalian internal dan pengelolaan risiko di lingkungan pemerintah daerah.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Rohmad Basuki, Ak., M.M, selaku Koordinator Pengawasan Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah Perwakilan BPKP Provinsi Riau. 

Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya pemahaman yang menyeluruh mengenai penerapan SPIP dan manajemen risiko agar pemerintah daerah mampu mencegah potensi penyimpangan serta meningkatkan kinerja pembangunan daerah.

Sekda Kampar, Hambali, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif BPKP Riau yang terus mendampingi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola.

“Kami menyadari bahwa penerapan SPIP dan manajemen risiko bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi merupakan kebutuhan untuk memastikan pembangunan di Kabupaten Kampar berjalan efektif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hambali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar untuk terus berkolaborasi dengan BPKP dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, Zamhur, ST, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa penerapan SPIP dan manajemen risiko juga sangat relevan dalam pengelolaan sektor pariwisata dan kebudayaan.

“Penguatan sistem pengendalian internal tidak hanya penting bagi aspek keuangan, tetapi juga bagi pengelolaan program dan kegiatan kepariwisataan. Dengan tata kelola yang baik, sektor pariwisata Kampar dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ungkap Zamhur.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar semakin memahami pentingnya SPIP dan manajemen risiko, sehingga mampu meningkatkan nilai maturitas dan memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di tahun 2025.