TERKINI
JMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup RukunDinilai Gagal, GMNI Bengkalis Minta Bupati Evaluasi TAPD dan Ketua TAPD MundurNetty Mindrayani Siap Jalankan Amanah sebagai Plt. Ketua JMSI KamparPerkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri

KOHATI BADKO Riau - Kepri Rayakan Dies Natalis Ke 59, Berikut Disampaikan Ketum Annisa Muasrani

KOHATI BADKO Riau - Kepri Rayakan Dies Natalis Ke 59, Berikut Disampaikan Ketum Annisa Muasrani

PEKANBARU— Korps HMI-Wati (KOHATI) Badan Koordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islam Riau–Kepri memperingati Dies Natalis KOHATI ke-59 dengan menggelar kegiatan refleksi bertema “59 Tahun KOHATI: Refleksi Perjalanan dan Transformasi Sosial di Tengah Arus Perubahan Zaman.” pada Minggu (19/10/25).

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kekeluargaan, dihadiri oleh kader serta alumni KOHATI dari wilayah Pekanbaru. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran dan komitmen KOHATI sebagai garda terdepan dalam membangun karakter dan kapasitas perempuan Muslim yang berdaya dan berkontribusi bagi bangsa.

Ketua Umum KOHATI BADKO Riau–Kepri, Annisa Muasrani, dalam sambutannya mengatakan bahwa peringatan Dies Natalis ke-59 bukan hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga ruang refleksi untuk seluruh kader.

“Momentum ini harus menjadi ajang bagi kita semua untuk meneguhkan kembali nilai perjuangan KOHATI. KOHATI telah menjadi wadah pembentukan karakter perempuan Muslim yang cerdas, mandiri, dan berperan aktif di masyarakat,” ujar Annisa.

Ia menambahkan, di usia ke-59 tahun ini, KOHATI harus terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai dasar perjuangan HMI.

“Perempuan HMI harus mampu beradaptasi, berpikir kritis, dan tetap menjunjung tinggi semangat keislaman serta keilmuan yang menjadi dasar perjuangan organisasi kita,” lanjutnya.

Annisa juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas generasi antar kader dan alumni dalam menjawab tantangan sosial yang semakin kompleks.

“Kita tidak boleh berjalan sendiri. Sinergi antar kader dan alumni menjadi kunci agar KOHATI tetap relevan dan berdaya di tengah perubahan zaman,” tegasnya.

Selain itu, ia menuturkan bahwa KOHATI BADKO Riau–Kepri akan terus memperkuat program pemberdayaan kader perempuan di berbagai sektor.

“Kami ingin memastikan setiap kader memiliki kapasitas, kepekaan sosial, dan keberanian untuk mengambil peran strategis di masyarakat. KOHATI harus melahirkan perempuan yang menjadi agen perubahan, bukan hanya pengamat,” pungkasnya.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi refleksi dan doa syukur atas perjalanan panjang KOHATI yang telah melahirkan banyak kader perempuan tangguh dan inspiratif di berbagai bidang.

Peringatan Dies Natalis ke-59 ini menjadi simbol keberlanjutan semangat juang KOHATI BADKO Riau–Kepri untuk terus melangkah maju dalam bingkai nilai “Perempuan HMI, Mandiri dan Berperan untuk Indonesia Maju.” (Rhmt)