TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Wabup Syafaruddin Poti Pimpin Apel Upacara Peringatan Hari Jadi Provinsi Riau Ke-68

Wabup Syafaruddin Poti Pimpin Apel Upacara Peringatan Hari Jadi Provinsi Riau Ke-68

Rohul - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) laksanakan apel peringatan hari jadi Provinsi Riau ke 68, Tahun ini tema yang dipilih dalam perayaan Hari Jadi Bumi Lancang Kuning yaitu "Merawat Tuah, Menjaga Marwah". Apel dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Rohul, Sabtu (09/08/2025).

Saat apel Wakil Bupati Rohul H. Syafaruddin Poti, S.H, M.M bertindak sebagai Inspektur Upacara dan turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Rohul, para Asisten dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selingkungan Rohul, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Akademisi, dan tamu undangan lainnya.

H. Syafaruddin Poti membacakan sambutan Gubernur Riau dengan mengusung tema "Merawat Tuah, Menjaga Marwah" dipilih sebegai bentuk penghormatan terhadap alam dan budaya Melayu yang menjadi identitas utama masyarakat Riau dan  menegaskan momen ini harus dijadikan tonggak kebangkitan bersama dan mengajak seluruh elemen membangun daerah secara adil dan merata demi kemajuan serta kesejahteraan bersama.

“Melestarikan lingkungan adalah bagian dari etika dan amanah hidup. Sebab, jika alam itu rusak, maka runtuh juga marwah bangsa.” tegas Wahid.

Lebih lanjut, Wabup juga menyampaikan amanat Gubri untuk menekankan bahwa pembangunan di Riau harus berjalan seimbang antara kemajuan ekonomi, pelestarian budaya, dan perlindungan lingkungan dan memberi pesan khusus kepada generasi muda agar berani berinovasi, memanfaatkan teknologi, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Melayu di tengah derasnya arus globalisasi.

"Anak-anak muda kita adalah pewaris masa depan Riau. Bekali diri dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan akhlak mulia. Jangan pernah lupakan akar budaya kita, karena dari situlah marwah kita sebagai bangsa Melayu terjaga, ” ujar Wabup menyampaikan amanat.

Menutup sambutan amanatnya, Wabup mengajak masyarakat menjaga persatuan dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan perbedaan. “Kita boleh berbeda pandangan, tetapi tujuan kita satu, yaitu memajukan daerah. Mari kita jaga silaturahmi, perkuat rasa saling percaya, dan hindari hal-hal yang dapat memecah belah persaudaraan, ”tutup Wabup Syafaruddin.(MCDiskominfo).