TERKINI
Pencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani LokalTingkatkan Kinerja Pemasyarakatan, Kanwil Ditjenpas Riau Gelar Rapat Teknis

Gubri Sosialisasikan Program New Normal dan Masyarakat Produktif Serta Aman Covid-19

Gubri Sosialisasikan Program New Normal dan Masyarakat Produktif Serta Aman Covid-19

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melakukan sosialisasikan new normal dan penerapan dalam meningkatkan masyarakat produktif dan aman dari Covid-19 di Gedung Daerah Balai Serindit, Rabu (27/05/2020).

"Sosialisasi ini Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia," kata Syamsuar dalam sambutannya pada Rapat rapat Evaluasi Pelaksanaan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) Provinsi Riau dan sosialisasi mewujudkan masyarakat yang produktif dan aman Covid-19.

Tambahnya, Presiden juga telah menyampaikan program new normal dan sudah disosialisasikan kepada seluruh gubernur pada 21 Mei 2020 yang dipimpin oleh Menteri Perekonomian.

"Sosialisasi ini supaya kita semua tahu bagaimana pelaksanaannya dilapangan," kata Syamsuar.

Syamsuar juga mengatakan bahwa Kementerian Perekonomian juga telah memberi arahan bahwa di Riau ada tiga kabupaten dijadikan mengarah dibuka.

"Maksudnya dibuka, bukan berarti dibuka seperti dulu. Tetapi dibuka dalam suasana tetap melaksanakan protokol kesehatan," kata Syamsuar.

Turut hadir Wakil Gubernur Riau, Edi Natar Nasution, Danrem 03 Wirabima Kolonel Infanteri M. syech Ismed, Danlanud Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, Ketua Perwakilan BPKP Provinsi Riau, Farid Firman, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Yan Prana Jaya, Asisten Setda III, Syahrial Abdi, Kadis kominfotik, Chairul Riski, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Ketua Ikatan Dokter Indonesia, tokoh masyarakat, Ketua Lambaga Adat dan perwakilan dari perguruan tinggi. 

Sumber: (MCR)