TERKINI
Penanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi Pemerintah

Rakor Kolaborasi Implementasi SPBE Nasional Dihadiri Pj Bupati Kampar Firdaus

Rakor Kolaborasi Implementasi SPBE Nasional Dihadiri Pj Bupati Kampar Firdaus

JAKARTA - Panjabat Bupati Kampar, Muhammad Firdaus, SE, MM, menghadiri Rapat Koordinasi Kolaborasi Implementasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik  SPBE (SPBE) yang dibuka oleh Wakil Menteri Komunikasi Informasi Republik Indonesia, Nezar Patria, S.Fil. M.Sc.M.BA. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ballroom Mulia Hotel, Jakarta, Selasa(17/10) yang didampingi Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kampar, Yuricho Efril.

Dalam ketererangannya, Firdaus mengatakan bahwa, dirinya memberikan apresiasi kepada Kementerian Kominfo dengan dilaksanakannya SPBE ini, karena akan sangat bermanfaat bagi kelancaran tugas-tugas pemerintahan.

" untuk di Kabupaten Kampar, pelaksanaan Sistem Elektronik sudah mulai dilakukan, namun tentunya belum terlaksana dengan maksimal, kita berharap dengan adanya SPBE ini, setiap Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Kampar kedepannta,  tidak perlu lagi membuat berbagai aplikasi untuk pelaksanaan program kegiatan, namun hanya cukup dengan satu aplikasi yang bisa diakses secara Nasional, selain sangat efektif, juga akan menghemat anggaran yang ada di masing-masing OPD di Lingkungan pemerintah Kabupaten Kampar" harapnya

Ditambahkan firdaus, pelaksanaan SPBE bukan hanya sekedar pengaplikasian sistem saja, namun memiliki domain kebijakan internal dan tata kelola manajement serta layanan serta proses SPBE yang ideal hanya bisa dicapai dengan sinergitas yang baik.

Sementara itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Nezar Patria, S.Fil. M.Sc.M.BA mengatakan bahwa kolaborasi untuk transformasi digital di Indonesia, telah membawa dampak efektif, untuk meningkatkan efisiensi dan kelincahan pelaksanaan program kegatan, ditambahkannya, rakornas ini dilakukan untuk membangun sinergitas antara pusat dan daerah, sehingga bisa membangun NKRI dengan bersama-sama.

Ditambahkannya, kolaborasi ini bertujuan untuk mengurangi pemborosan anggaran, dimana selama ini  setiap kementerian membuat aplikasi masing-masing,  dengan adanya SPBE Nasional ini diharapkan dapat dikolaborasikan dengan baik, sehingga penerapan SPBE dapat berjalan dengan maksimal.

Rakornas ini bermanfaat untuk membangun sinergitas antara pusat dan daerah, sehingga bisa membangun NKRI dengan bersama-sama, indeks perkembangan e goverment menunjukkan trend yang positif, peningkatan jaringan internet, inisiatif SPBE, menjadi panduan implementasi bagi kita semua, namun masih banyak aspek yang sangat perlu diperhatikan.(Inf)