TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Pertama Kali di Kampar, Lomba Baca Kitab Kuning Akan di Gelar Antar Ponpes, Ini Jadwalnya

Pertama Kali di Kampar, Lomba Baca Kitab Kuning Akan di Gelar Antar Ponpes, Ini Jadwalnya

KAMPAR – Lomba baca Kitab Kuning untuk pertama kalinya diadakan di Kabupaten Kampar antar Pondok Pesantren (Ponpes) akan dilaksanakan pada Selasa 20 Desember 2022.

Adapun lomba baca kitab kuning ini dilaksanakan dalam rangka menghidupkan kembali ghirah atau semangat anak-anak dalam membaca kitab kuning.

"Karena kitab kuning ini adalah salah satu kitab klasik yang memiliki peran penting dalam transformasi ilmu agama," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar H Fuadi Ahmad SH MAB, didampingi Ketua Panitia lomba Baca Kitab Kuning Gustika Rahman SPdI, hari senin sore (19/12/2022) diruang kerjanya.

Ia menuturkan, dikatakan sebagai kitab kuning, karena kitab ini dicetak di kertas yang berwarna kekuning-kuningan.

"Ciri khas dari kitab kuning selain dicetak di kertas berwarna kuning, isi tulisan tidak ada harokat, alias gundul," bebernya.

Fuadi menambahkan, karena tulisan gundul inilah, hanya orang-orang yang tahu ilmu dan cara membacanya.

Isi kitab dari kuning berisi tentang fikih, akidah ahlak, tasawuf, hadis, hukum islam dan tafsir.

Bahkan banyak pula kitab kuning yang mempelajari ilmu kalam (teologi) hingga filsafat dan kitab kuning ini tetap relevan dengan perkembangan zaman saat ini.

"Oleh karena itu, dengan banyaknya manfaat dari membaca kitab kuning ini, kita sengaja membuat lomba baca kitab kuning ini, bekerja sama dengan Dewan Dakwah Kampar, yang diadakan bersempena dengan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-77 tahun 2023," tukas Fuadi.

Ia berharap, mudah-mudahan dengan diadakannya kegiatan ini, dapat membangkitkan kembali semangat anak-anak kita dalam membaca dan mempelajari isi kandungan dari Kitab Kuning ini.

"Sehingga nantinya Kabupaten Kampar terkenal dengan pusat baca kitab kuningnya," harap Fuadi.

Sementara itu Ketua Panitia Gustika Rahman SPdI mengatakan, lomba baca kitab kuning ini kita laksanakan juga dalam rangka menyemarakkan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) ke-77 tahun 2023.

Kegiatan ini akan diikuti oleh seluruh Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Kampar. 

Untuk jadwal pendaftarannya mulai pada hari kemaren tanggal 07 Desember sampai dengan tanggal 19 Desember 2022.

"Untuk kegiatan lombanya, kita laksanakan pada tanggal 20-22 Desember 2022, bertempat di Aula Lantai II Kantor Kemenag Kampar," kata Agus.

Ia menjelaskan, dalam mempersiapkan kegiatan tersebut, kita telah memasang baliho raksasa yang berada di Lapangan Merdeka dengan ukuran 5 meter kali 10 meter dan di dekat Dinas Kesehatan dengan ukuran 4 meter kali 6 meter. 

Kemudian informasi ini juga kita layangkan di Radio RAMA FM 96,3 MHz, bahkan kita juga telah layangkan surat untuk mengirimkan peserta melalui Kemenag Kampar, kepada seluruh Ponpes yang ada di Kabupaten Kampar. 

"Kita terus berharap dan berdo’a agar kegiatan yang pertama kali diadakan tingkat Ponpes di Kabupaten Kampar ini, berjalan dengan lancar dan sukses," pungkas Agus.