TERKINI
Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026

Pertama Kali di Kampar, Lomba Baca Kitab Kuning Akan di Gelar Antar Ponpes, Ini Jadwalnya

Pertama Kali di Kampar, Lomba Baca Kitab Kuning Akan di Gelar Antar Ponpes, Ini Jadwalnya

KAMPAR – Lomba baca Kitab Kuning untuk pertama kalinya diadakan di Kabupaten Kampar antar Pondok Pesantren (Ponpes) akan dilaksanakan pada Selasa 20 Desember 2022.

Adapun lomba baca kitab kuning ini dilaksanakan dalam rangka menghidupkan kembali ghirah atau semangat anak-anak dalam membaca kitab kuning.

"Karena kitab kuning ini adalah salah satu kitab klasik yang memiliki peran penting dalam transformasi ilmu agama," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar H Fuadi Ahmad SH MAB, didampingi Ketua Panitia lomba Baca Kitab Kuning Gustika Rahman SPdI, hari senin sore (19/12/2022) diruang kerjanya.

Ia menuturkan, dikatakan sebagai kitab kuning, karena kitab ini dicetak di kertas yang berwarna kekuning-kuningan.

"Ciri khas dari kitab kuning selain dicetak di kertas berwarna kuning, isi tulisan tidak ada harokat, alias gundul," bebernya.

Fuadi menambahkan, karena tulisan gundul inilah, hanya orang-orang yang tahu ilmu dan cara membacanya.

Isi kitab dari kuning berisi tentang fikih, akidah ahlak, tasawuf, hadis, hukum islam dan tafsir.

Bahkan banyak pula kitab kuning yang mempelajari ilmu kalam (teologi) hingga filsafat dan kitab kuning ini tetap relevan dengan perkembangan zaman saat ini.

"Oleh karena itu, dengan banyaknya manfaat dari membaca kitab kuning ini, kita sengaja membuat lomba baca kitab kuning ini, bekerja sama dengan Dewan Dakwah Kampar, yang diadakan bersempena dengan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-77 tahun 2023," tukas Fuadi.

Ia berharap, mudah-mudahan dengan diadakannya kegiatan ini, dapat membangkitkan kembali semangat anak-anak kita dalam membaca dan mempelajari isi kandungan dari Kitab Kuning ini.

"Sehingga nantinya Kabupaten Kampar terkenal dengan pusat baca kitab kuningnya," harap Fuadi.

Sementara itu Ketua Panitia Gustika Rahman SPdI mengatakan, lomba baca kitab kuning ini kita laksanakan juga dalam rangka menyemarakkan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) ke-77 tahun 2023.

Kegiatan ini akan diikuti oleh seluruh Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Kampar. 

Untuk jadwal pendaftarannya mulai pada hari kemaren tanggal 07 Desember sampai dengan tanggal 19 Desember 2022.

"Untuk kegiatan lombanya, kita laksanakan pada tanggal 20-22 Desember 2022, bertempat di Aula Lantai II Kantor Kemenag Kampar," kata Agus.

Ia menjelaskan, dalam mempersiapkan kegiatan tersebut, kita telah memasang baliho raksasa yang berada di Lapangan Merdeka dengan ukuran 5 meter kali 10 meter dan di dekat Dinas Kesehatan dengan ukuran 4 meter kali 6 meter. 

Kemudian informasi ini juga kita layangkan di Radio RAMA FM 96,3 MHz, bahkan kita juga telah layangkan surat untuk mengirimkan peserta melalui Kemenag Kampar, kepada seluruh Ponpes yang ada di Kabupaten Kampar. 

"Kita terus berharap dan berdo’a agar kegiatan yang pertama kali diadakan tingkat Ponpes di Kabupaten Kampar ini, berjalan dengan lancar dan sukses," pungkas Agus.