TERKINI
Buka Sosialisasi P4GN di SMA Negeri 1 Salo, Wabup Kampar, Misharti Ajak Pelajar Berani Tolak NarkobaTabligh Akbar Bersama Ustaz Hanan Attaki, Wabup Kampar Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan UkhuwahTerima Penghargaan Nasional BAZNAS Kampar, Wabup Misharti: Prestasi Ini Kebanggaan MasyarakatWabup Kampar, Misharti Serahkan Piala Bergilir, Juara Umum MTQ Ke-55 Dipertahankan Kecamatan KamparWabup Kampar, Misharti Dorong Pesantren di Kampar Cetak Generasi Qurani Menuju Indonesia Emas 2045Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab Rampung

Kali Ini Giliran Koordinator BPP Tapung Dipanggil Kejari Kampar, Ini Dikatakannya

Kali Ini Giliran Koordinator BPP Tapung Dipanggil Kejari Kampar, Ini Dikatakannya
Saat Koordinator BPP Kecamatan Tapung, Nasrun saat keluar dari gedung Kejari Kampar usai dilakukan pemeriksaan

KAMPAR - Tim penyidik Kejari Kampar terus menulusuri dan mengungkap dugaan modus operandi mafia pupuk bersubsidi.

Sebelumnya, Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kuok telah dipanggil dan dimintai keterangan.

Secara maraton, sejumlah pihak terkait lainnya juga terus dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik dalam membongkar dugaan mafia pupuk bersubsidi.

Dari pantauan lenteranews.co di gedung Adhyaksa Kampar, Kamis (16/6/22). Terlihat Koordinator BPP Kecamatan Tapung Nasrun dan beberapa orang lainnya datang memenuhi panggilan.

Tim penyidik telah memanggil Koordinator BPP Kecamatan Tapung, Nasrun dan jajaran untuk dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan.

"Kita telah memanggil Koordinator BPP Kecamatan Tapung, Nasrun dan beberapa orang lainnya selaku tim verifikasi dan validasi penyaluran pupuk subsidi di Kecamatan Tapung," kata Kajari Kampar, Arif Budiman melalui Kasi Intel, Silfanus Rotua Simanullang membenarkan, Jumat (17/22).

Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan agak maraton, guna untuk mengungkap perkara mafia pupuk ini serta bisa mengungkap siapa tersangka yang bertanggung jawab atas perkara ini.

Sementara, Koordinator BPP Kecamatan Tapung, Nasrun dari pantauan di lokasi, tampak memasuki ruang pemeriksaan sekira pukul 10.00 WIB.

Ia baru terlihat keluar pukul 19.00 WIB, dengan lebih kurang 9 jam dilakukan pemeriksaan.

Saat ditanya seputar pemeriksaan terhadap dirinya, Nasrun tak bersedia berkomentar. Ia hanya mengeluarkan beberapa kata bahwa dirinya tak bisa bicara lagi karena pusing.

"Ndak bisa mangecek le, poniong, (tak bisa bicara lagi, pusing-red)," pungkas Nasrun sambil berlalu meninggalkan gedung Kejari Kampar.