TERKINI
Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan TerimakasihWarga Bukit Singkumbang Gelar Berbagai Perlombaan Sambut Hari Kemerdekaan RI

Syahrul Aidi Sidak di Terminal Bangkinang, Ini Penyebabnya

Syahrul Aidi Sidak di Terminal Bangkinang, Ini Penyebabnya

BANGKINANG - Sebagai salahsatu tugas dewan sebagai  kontroling (Pengawasan), Dr.Syahrul Aidi anggota DPR RI dari Komisi V melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke terminal type A Bangkinang.

Sidak ini dilakukan karena adanya dugaan pengerjaan tahap II, pagar dan kelestarian terminal type A Bangkinang tahun anggaran 2021 tidak sesuai spek dan amburadul.

"Kita hadir sidak pada hari  ini terkait pengerjaan tahap II pagar dan kelestarian terminal type A Bangkinang yang meruakan Kemwnterian Perhubungan, diduga tidak sesuai spek dan kualitasnya pun sangat jelek alias amburadul," ujar Politisi PKS ini, Rabu (23/2/2022).

Syahrul menambahlan, untuk pengerjaan tahap II pagar dan kelestarian terminal Bangkinang ini dirinya ikut mendorong agar bisa terealisasi.

"Kita sipatnya hanya msengusulkan, sementara yang membuat spek adalah pihak BPTD (Badan Pengelolaan Transportasi Darat) wilayah IV Riau dan Kepri. Pas kita lihat anggarannya cukup besar 2,1 Milyar sementara pengerjaannya tidak seberapa,"ungkap Syahrul.

Secara teknis tentu ada pihak yang berwenang bisa menilai, namun dapat dilihat ada pekerjaan yang diduga tidak sesuai spek dan kualitas yang jelek.

"Kita minta agar dibongkar lagi dan diperbaiki, saya titdak ingin seperti ini, sementara anggarannya sudah dicairkan 100 persen," sambungnya.

Semwntara itu Pejabat Pe  mbuat Komitmen (PPK) proyek pagar dan kelestarian termunal type A Bangkinang Frans Deddy. A mengatakan, bahwa pihaknya menerima apa masukan yang telah dusampaikan Pak Syahrul dan akan diperbaiki sesegera mungkin," ujar Frans.

Karena ini masih dalam masa pemeliharaan Frans menuturkan, apa - apa yang rusak akan kita perbaiki sesuai spek oleh pelaksana proyek.

"Menurut kita ini sesuai spek, karena sewaktu kita lakukan uji pada paving blok dengan menjatuh alat, paving bloknya tidak pecah namun setelah satu bulan dan tertimpa hujan dan rusak, ini harus kiita perbaiki," tutup Frans.