TERKINI
Konferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 Peserta

Syahrul Aidi Sidak di Terminal Bangkinang, Ini Penyebabnya

Syahrul Aidi Sidak di Terminal Bangkinang, Ini Penyebabnya

BANGKINANG - Sebagai salahsatu tugas dewan sebagai  kontroling (Pengawasan), Dr.Syahrul Aidi anggota DPR RI dari Komisi V melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke terminal type A Bangkinang.

Sidak ini dilakukan karena adanya dugaan pengerjaan tahap II, pagar dan kelestarian terminal type A Bangkinang tahun anggaran 2021 tidak sesuai spek dan amburadul.

"Kita hadir sidak pada hari  ini terkait pengerjaan tahap II pagar dan kelestarian terminal type A Bangkinang yang meruakan Kemwnterian Perhubungan, diduga tidak sesuai spek dan kualitasnya pun sangat jelek alias amburadul," ujar Politisi PKS ini, Rabu (23/2/2022).

Syahrul menambahlan, untuk pengerjaan tahap II pagar dan kelestarian terminal Bangkinang ini dirinya ikut mendorong agar bisa terealisasi.

"Kita sipatnya hanya msengusulkan, sementara yang membuat spek adalah pihak BPTD (Badan Pengelolaan Transportasi Darat) wilayah IV Riau dan Kepri. Pas kita lihat anggarannya cukup besar 2,1 Milyar sementara pengerjaannya tidak seberapa,"ungkap Syahrul.

Secara teknis tentu ada pihak yang berwenang bisa menilai, namun dapat dilihat ada pekerjaan yang diduga tidak sesuai spek dan kualitas yang jelek.

"Kita minta agar dibongkar lagi dan diperbaiki, saya titdak ingin seperti ini, sementara anggarannya sudah dicairkan 100 persen," sambungnya.

Semwntara itu Pejabat Pe  mbuat Komitmen (PPK) proyek pagar dan kelestarian termunal type A Bangkinang Frans Deddy. A mengatakan, bahwa pihaknya menerima apa masukan yang telah dusampaikan Pak Syahrul dan akan diperbaiki sesegera mungkin," ujar Frans.

Karena ini masih dalam masa pemeliharaan Frans menuturkan, apa - apa yang rusak akan kita perbaiki sesuai spek oleh pelaksana proyek.

"Menurut kita ini sesuai spek, karena sewaktu kita lakukan uji pada paving blok dengan menjatuh alat, paving bloknya tidak pecah namun setelah satu bulan dan tertimpa hujan dan rusak, ini harus kiita perbaiki," tutup Frans.