TERKINI
Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026

Seorang Wanita Ditemukan Dalam Kondisi Leher di Gorok di Sungai Paku Kampar Riau

Seorang Wanita Ditemukan Dalam Kondisi Leher di Gorok di Sungai Paku Kampar Riau
Foto Seorang wanita ditemukan mengapung di bendungan sungai Paku Desa Sungai Paku, Kecamatan Kampar Kiri pada Selasa Pagi (8/2/2022) sekira pukul 07.30 Wib dengan kondisi leher di Gorok.

KAMPAR - Seorang wanita ditemukan mengapung di bendungan sungai Paku Desa Sungai Paku, Kecamatan Kampar Kiri pada Selasa Pagi (8/2/2022) sekira pukul 07.30 Wib dengan kondisi leher di Gorok. 

Korban yang merupakan seorang wanita yang belum diketahui identitasnya ini memiliki ciri-ciri di perkiraan umur sekitar 25 tahun, Pakaiaan Celana Jin warna biru, Baju Dres lengan Panjang warna Coklat, pakai Jilbab warna Coklat, dengan kondisi korban tidak bernyawa dan luka sayatan di leher korban. 

Korban pertama kali di temukan oleh warga Syafriadi (47) dan Buyung Azhari (59) yang hendak mencari ikan di sungai Paku tersebut. 

Dimana, kejadian ini berawal Syafriadi dan buyung berangkat dari rumahnya menuju ke Bendungan Sungai Paku untuk mencari ikan.

Setibanya di pinggiran Bendungan Sungai Paku, Syafriadi melihat ada orang mengapung di atas Sungai, kemudian Syafriadi memanggil Buyung Azhari yang tidak jauh darinya.

Selanjutnya, kedua saksi memastikan dan melihat lebih dekat mengunakan perahu, setibanya dekat korban melihat ada orang mengapung di atas sungai sudah tidak bernyawa.

Kemudian, saksi langsung Memberitahukan ke warga masyarakat sekitar dan pihak Polsek Kampar Kiri tentang temuan mayat tersebut.

Kejadian penemuan mayat ini di benarkan oleh Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK, MH melalui Kapolsek Kampar Kiri Kompol Bambang Sugeng SH MH, saat terima laporan warga anggota langsung ke lapangan dan lanjut mengamankan korban di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

"Saat ini kita masih dalam penyelidikan lebih lanjut dan korban sedang di otopsi di RS Bhayangkara," pungkasnya.

Sumber: Humas Polres Kampar