TERKINI
Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026

Kampar Terima 536 Sertifikat Tanah Redistribusi TORA Tahun 2021

Kampar Terima 536 Sertifikat Tanah Redistribusi TORA Tahun 2021

KAMPAR - Sertifikat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) tahun 2021 di serahkan secara simbolis oleh Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Ir. Bustan kepada masyarakat sebanyak 536.

Adapun yang menerima dari Desa Balung 502 dan 34 dari Desa Sungai Rambai yang mendapatkan sertifikat hak atas tanah program redistribusi tahun 2021.

Hal ini berdasarkan Instruksi Presiden Joko Widodo melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok-pokok Agraria (UUPA), Undang-Undang Nomor 56 tahun 1960 tentang penetapan luas tanah pertanian. 

Selanjutnya Peraturan Pemerintah Nomor 224 tahun 1961 tentang pembagian tanah dan pemberian ganti kerugian serta diperluas dengan Peraturan Presiden nomor 86 tahun 2018 tentang reforma Agraria.

Dimana, Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar berupaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyukseskan program redistribusi tanah. 

"Tentunya hal ini merupakan suatu kebahagiaan bagi masyarakat balung dan sungai rambai, mengingat dengan adanya sertifikat ini berarti status kepemilikan tanah sudah jelas," kata Bustan saat menyerahkan sertifikat secara simbolis di balai bupati, Rabu (22/9/21).

Lebih lanjut, Bustan mengatakan, sertifikat ini juga bernilai sebagai modal bagi masyarakat untuk membuka usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Dengan diserahkan sertipikat ini, diharapkan akan meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Kampar," ujar Bustan lagi.

Kedepannya, sambungnya, dapat menambahkan target bidang tanah untuk diberikan kepastian hukum terhadap semua bidang tanah yang ada di Kabupaten Kampar. 

Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar sangat mendukung program redistribusi ini.

"Kami ucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Kantor Pertanahan Kampar dan Kantor Wilayah Pertanahan Nasional Provinsi Riau, serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang atas sinergitas dan kerja sama yang telah kita jalin selama ini," kata Bustan.

Selain itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kampar Dedy Kurniawan menyampaikan bahwa, penyerahan sertifikat redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) tahun 2021 ini dalam rangka peringatan Hari Agraria Nasional dan Tata Ruang ke 61 Tahun 2021.

"Semoga dengan sertifikat Resdistribusi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan diharapkan agar sertifikat di jaga dengan baik," ujar Dedy.

Sementara itu, Presiden RI Joko Ir H. Joko Widodo melalui zoom meeting menyampaikan bahwa, Kepastian hukum atas tanah yang memberikan keadilan kepada seluruh pihak adalah kepentingan kita bersama, untuk itu pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan kepastian hukum yang berkeadilan ini. 

"Saya tidak ingin konflik agraria yang terjadi di setiap daerah yang terus menerus berlangsung, saya juga tidak ingin rakyat kecil tidak mempunyai kepastian hukum terhadap lahan yang menjadi sandaran hidup mereka dan saya juga tidak ingin para pengusaha tidak mempunyai kepastian hukum atas lahan usahanya," kata Joko Widodo. 

Hari ini bertepatan hari Agraria dan Tata Ruang, saya akan menyerahkan 124.120 sertipikat tanah hasil redistribusi di 26 Provinsi dan 127 Kabupaten/Kota sebanyak 5512, diantaranya merupakan hasil dari penyelesaian konflik agraria di 7 provinsi dan 8 Kabupaten/Kota yang menjadi Prioritas di Tahun 2021," pungkasnya.**

Sumber: Diskominfo Kampar