TERKINI
Meriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan TerimakasihWarga Bukit Singkumbang Gelar Berbagai Perlombaan Sambut Hari Kemerdekaan RIBerikut Harga TBS Riau Periode 12-18 Agustus Disampaikan Disbunnak Keswan KamparJelang HUT RI Ke-81, Satpol PP dan DWP-UP Bagikan Bendera Merah Putih Gratis Kepada MasyarakatHUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung Kulim

David Aqmal : HMI Jakarta Raya Membantah Ikut Dalam Aksi Demonstrasi Oleh PJ Ketum PB HMI

David Aqmal : HMI Jakarta Raya Membantah Ikut Dalam Aksi Demonstrasi Oleh PJ Ketum PB HMI

JAKARTA - lenteranews.co, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta Raya, Muhammad David Aqmal menyatakan bahwa pihaknya tidak ikut dalam rencana aksi unjuk rasa yang digaungkan oleh PJ Ketum PB HMI Abdul Muis Amiruddin.

“Saya selaku Ketua Umum HMI Jakarta Raya mengatakan dengan tegas bahwa HMI Jakarta Raya tidak pernah di komunikasikan terkait agenda tersebut,” kata David Aqmal kepada wartawan, Jumat (6/8/2021).

Ia menegaskan, bahwa pihaknya tetap mengawal pemerintah dalam menjalankan tugasnya menanggulangi pandemi Covid-19.

“HMI Jakarta Raya hanya tetap mengawal pemerintah dan mengevaluasi untuk menyelesaikan masalah-masalah di negeri, terutama untuk masalah Covid-19,” ujarnya.

Diakui Aqmal, memang ada banyak lini yang masih kurang ditangani oleh pemerintah. Namun ia yakin dengan kerjasama semua pihak persoalan bisa diatasi dan pengentasan pandemi Covid-19.

“Pemerintah pasti tidak sempurna dan pasti ada keterbatasan-keterbatasan untuk menyelesaikan dan memutus mata rantai Covid-19, maka dari itu HMI Jakarta Raya mengajak untuk semua elemen, baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, terutama Nakes sebagai garda terdepan dan juga pastinya masyarakat,” tuturnya.

Dikatakan Aqmal, saat ini tercatat di Indonesia sampai hari ini terdapat 3,53 juta kasus. Ia mengharapkan program vaksinasi dipercepat.

“Yang harus dilakukan oleh pemerintah hari ini adalah mempercepat vaksinasi di semua wilayah untuk supaya masyarakatnya bisa terbentuk herd immunity, sehingga kita bisa bebas dari pandemi Covid-19 ini,” tandasnya.

“Untuk itu perlu dukungan semua elemen bangsa indonesia untuk sama-sama menyelesaikan masalah ini,” pungkasnya. (**)

(Dedy)

Sumber: Inisiatifnews.com