TERKINI
Jalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 Persen

David Aqmal : HMI Jakarta Raya Membantah Ikut Dalam Aksi Demonstrasi Oleh PJ Ketum PB HMI

David Aqmal : HMI Jakarta Raya Membantah Ikut Dalam Aksi Demonstrasi Oleh PJ Ketum PB HMI

JAKARTA - lenteranews.co, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta Raya, Muhammad David Aqmal menyatakan bahwa pihaknya tidak ikut dalam rencana aksi unjuk rasa yang digaungkan oleh PJ Ketum PB HMI Abdul Muis Amiruddin.

“Saya selaku Ketua Umum HMI Jakarta Raya mengatakan dengan tegas bahwa HMI Jakarta Raya tidak pernah di komunikasikan terkait agenda tersebut,” kata David Aqmal kepada wartawan, Jumat (6/8/2021).

Ia menegaskan, bahwa pihaknya tetap mengawal pemerintah dalam menjalankan tugasnya menanggulangi pandemi Covid-19.

“HMI Jakarta Raya hanya tetap mengawal pemerintah dan mengevaluasi untuk menyelesaikan masalah-masalah di negeri, terutama untuk masalah Covid-19,” ujarnya.

Diakui Aqmal, memang ada banyak lini yang masih kurang ditangani oleh pemerintah. Namun ia yakin dengan kerjasama semua pihak persoalan bisa diatasi dan pengentasan pandemi Covid-19.

“Pemerintah pasti tidak sempurna dan pasti ada keterbatasan-keterbatasan untuk menyelesaikan dan memutus mata rantai Covid-19, maka dari itu HMI Jakarta Raya mengajak untuk semua elemen, baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, terutama Nakes sebagai garda terdepan dan juga pastinya masyarakat,” tuturnya.

Dikatakan Aqmal, saat ini tercatat di Indonesia sampai hari ini terdapat 3,53 juta kasus. Ia mengharapkan program vaksinasi dipercepat.

“Yang harus dilakukan oleh pemerintah hari ini adalah mempercepat vaksinasi di semua wilayah untuk supaya masyarakatnya bisa terbentuk herd immunity, sehingga kita bisa bebas dari pandemi Covid-19 ini,” tandasnya.

“Untuk itu perlu dukungan semua elemen bangsa indonesia untuk sama-sama menyelesaikan masalah ini,” pungkasnya. (**)

(Dedy)

Sumber: Inisiatifnews.com