TERKINI
Buka Sosialisasi P4GN di SMA Negeri 1 Salo, Wabup Kampar, Misharti Ajak Pelajar Berani Tolak NarkobaTabligh Akbar Bersama Ustaz Hanan Attaki, Wabup Kampar Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan UkhuwahTerima Penghargaan Nasional BAZNAS Kampar, Wabup Misharti: Prestasi Ini Kebanggaan MasyarakatWabup Kampar, Misharti Serahkan Piala Bergilir, Juara Umum MTQ Ke-55 Dipertahankan Kecamatan KamparWabup Kampar, Misharti Dorong Pesantren di Kampar Cetak Generasi Qurani Menuju Indonesia Emas 2045Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab Rampung

BPN Kampar Terus Himbau, Program PTSL Sertifikat Gratis Masih Dibuka Bagi Masyarakat

BPN Kampar Terus Himbau, Program PTSL Sertifikat Gratis Masih Dibuka Bagi Masyarakat
Foto Kepala Kantor BPN Kampar Sutrilwan SH.MH

KAMPAR - lenteranews.co, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kampar dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) masih terus dibuka hingga tahun 2025.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor (Kakan) BPN Kampar Sutrilwan, dikatakannya bahwa pada tahun 2021 sudah 26 Desa yang ditunjuk. Untuk pengurusan PTSL sudah ada petugas yang mendata ke setiap Desa-desa yang sudah di tunjuk.

"Ada 26 Desa yang kita tunjuk, yang jumlahnya tidak dibatasi, bagi masyarakat yang mengurus sudah ada petugas, dan bagi masyarakat yang antar langsung ke BPN pun bisa," ujar Kakan BPN Sutrilwan saat dikonfirmasi diruang kerjanya, senen (27/07/21).

Lebih lanjut, ditambahkannya, bahwa bagi masyarakat yang ingin mau mengurus jangka waktunya masih panjang hingga 2025, dimana kita juga sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat karena program ini hanya berlaku satu kali disetiap desa yang sudah di tunjuk.

"Kita menghimbau masyarakat, bagi desa yang sudah ditunjuk, tidak di peruntukan lagi untuk berikutnya, kemungkinan bisa berbayar, bagi desa yang sudah ditunjuk, kedepan tidak dapat lagi," ujar Sutrilwan lagi.

Dimana, lanjutnya, kalau bisa satu Desa kita habiskan semua, pada tahun ini ada 4500 target kita, yang mana terkumpul hanya 1200, tingkat animo masyarakat dalam mengurus sertifikat di kampar masih kurang.

"Pendaftaran tidak di pungut biaya (gratis), dan sampai bulan Desember 2021 masih di buka, dan juga tidak dibatasi jumlahnya," pungkas Sutrilwan.